Site icon Berita Kota Makassar

Belasan Orang Serang Suami, Istri, dan Anaknya

HARI masih dini, Selasa (9/3). Kira-kira pukul 01.00 Wita. Suasana gaduh di Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang. Warga ramai berkerumun di lokasi.
Ada perkelahian yang terjadi. Melibatkan belasan orang, yang rerata berusia remaja. Mereka ramai-ramai melakukan pengeroyokan.
Tiga orang menjadi korban. Mereka satu keluarga. Yakni suami, istri, dan anaknya. Masing-masing Usman, Subaedah, serta anaknya Pandi. Sesaat kemudian, ketiganya langsung dilarikan rumah sakit karena menderita luka akibat benda tajam.
Aparat Polsek Panakkukang yang menerima laporan, langsung mendatangi lokasi. Mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mendatangi rumah korban.
Informasi yang diperoleh Tim Resmob Polsek Panakkukang, aksi pengeroyokan dipicu dendam lama. Korban bernama Pandi pernah terlibat adu jotos bersama Riswan. Perisiwanya berlangsung di sekolah.
Keduanya juga telah didamaikan oleh pihak sekolah. Namun tidak lama kemudian, mereka kembali bertemu di Jalan Boulevard. Entah kenapa, keduanya terlibat adu mulut hingga berujung adu jotos.
Hanya saja, dalam perkelahian itu Pandi seorang diri menghadapi Kiswar dan rekannya bernama Ipul. Tak pelak, orang tua Pandi bernama Usman yang melihat anaknya bertikai, bukannya melerai. Sebaliknya, dia turut membantu Pandi. Akhirnya Kiswar dan Ipul kalah dalam perkelahian itu.
Tak terima dengan keterlibatan orang tua Pandi yang turut campur dalam perkelahiannya, Kiswar dan Ipul menyampaikan ke ayahnya Cangki. Sang ayah pun tersulut emosi.
Cangki kemudian mengajak belasan keluarganya untuk mendatangi Pandi di Jalan Boulevard. Mereka menggunakan mobil dan motor mendatangi Pandi di Jalan Boulevard.
Kedatangan mereka dipimpin Cangki. Tanpa bertanya, mereka langsung menyerang Pandi dan kedua orang tuanya. Setelah tak berdaya usai dikeroyok, ketiganya kemudian dievakuasi ke RS. Sementara para pelaku langsung kabur.
Panit 2 Reskrim Polsek Panakkukang Ipda Roberth Hariyanto Siga yang turun ke lokasi, bersama personelnya langsung melakukan penyelidikan kawanan pelaku. Mereka pun berhasil teridentifikasi dan tengah berada di Jalan Aroepala.
Sebuah rumah lalu dikepung. Yang diamankan terlebih dahulu adalah Kiswar bersama bapaknya Cangki (53). Dari tangan keduanya disita barang bukti berupa satu unit motor, serta sebilah badik yang ditemukan di bawah sadel.
”Keduanya kemudian kita bawa untuk pengembangan kasus. Hingga akhirnya ada sembilan orang diamankan,” terang Ipda Roberth, kemarin.
Mereka adalah Sainuddin alias Udin (32), Hardi (29), Rahman (25), Asd (16), Rusdi (23), Yamiri (43), Ipul (20), dan Yusriadi (34). Dari penangkapan ini, diamankan sebilah badik serta satu unit mobil yang digunakan saat ke lokasi kejadian.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, dari belasan pelaku pengeroyok satu keluarga di Jalan Boulevard, yang berhasil diciduk berjumlah 10 orang.
”Sudah ada 10 orang yang kita amankan. Sementara tiga lainnya yang masih keluarga pelaku, berstatus DPO (daftar pencarian orang). Soal pemicunya, belum bisa kami simpulkan. Tapi dugaan sementara, pengeroyokan dipicu dengan lama. Masih kita dalami. Ketiga korban masih dalam perawatan medis, sehingga belum bisa dimintai keterangannya,” terang Kompol Ananda. (ish/rus)

Exit mobile version