Site icon Berita Kota Makassar

Bedah Rumah Bersoal Tukang tak Digaji

ENREKANG, BKM — Anggaran bedah rumah program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RSTLH) dari APBN 2019 melalui Pemkab Enrekang Desa Parombean Kecamatan Curio diduga disunat.

Salah seorang tukang Sedan mengeluhkan dia bersama rekannya belum menerima gaji. Padahal pekerjaan sudah rampung. Dalam RAB Rencana Anggaran Biaya (RAB) program sosial sebesar Rp15 juta per bedah rumah tersebut dicantumkan gaji tukang.
“Kurang lebih 10 hari saya kerjakan itu rumah (Bedah Ruma), satu rupiah pun uang saya tidak kasi oleh pengurus,”kesal Sedan kepada BKM, Rabu (20/3).
Pada kesempatan yang sama, salah seorang penerima bantuan Ani mengaku dana bantuan bedah rumah Rp15 juta hanya diterima dalam bentuk material sebesar Rp13,5 juta. Sisanya Rp1,5 di potong untuk biaya pengurus sementara gaji tukang tidak bayar.
“Dari Rp15 juta itu kami ditanya oleh pengurus hanya Rp13,5 juta yang diterima. Sisanya Rp1,5 untuk biaya pengurus,”ungkap Ani.
Sementara Kabit Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Sosial Pemkab Enrekang Risal mengatakan dalam RAB program sosial sebesar Rp15 juta per bedah rumah dalam bentuk material sudah dicantumkan gaji
tukang,
“Dalam RAB sebesar Rp15 juta per bedah rumah dalam bentuk material sudah dicantumkan gaji tukang,”tandas Risal dibalik ponselnya, Kamis (21/3). (rls).

Exit mobile version