Site icon Berita Kota Makassar

‘Perang Darat’ Capres Dimulai

MAKASSAR, BKM — Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Makassar Dr Luhur A Prianto, menjelaskan bahwa dengan rivalitas yang semakin kompetitif, ajang kampanye akbar menjadi arena pertarungan sengit. Para kontestan akan terus membangun confidence, sekaligus meningkatkan performa elektoral, dari show force massa di lapangan terbuka.
“Mereka sejenak akan melupakan ‘pertarungan udara’ di media sosial dan media massa, untuk beralih ke ‘perang darat’. Berupa adu kuat pengerahan massa lapangan,” ujar Luhut, kemarin.
Menurut Luhur, arena kampanye massa ini diorganisir sedemikian rupa, sehingga kandidat bisa membangun gimmick politik yang menyentuh pemilih. Di panggung massa, para capres dan cawapres akan banyak membangun narasi kampanye populis, yang kadang tidak berbasis data.
Histeria massa akan dikapitalisasi menjadi dukungan elektoral. Meskipun sebenarnya massa yang hadir di kampanye terbuka itu belum tentu pendukung yang sesungguhnya. Ada juga massa yang hadir karena faktor mobilisasi dan pertimbangan yang bersifat pragmatis.
Dosen politik dari UIN Alauddin Makassar Dr Firdaus Muhammad, menjelaskan bila kampanye akbar momen yang dinantikan para pendukung. Momen itu sebagai ajang unjuk kekuatan, sehingga banyak atau sedikit peserta sangat bergantung pada mobilisasi massa pendukung.
“Jurkam sampaikan visi misi program sehingga mampu menaikkan elektabilitasnya. Tapi momen itu lebih sekadar selebrasi,” jelas Firdaus
Pengamat politik dari Unibos Dr Arief Wicaksono mengemukakan bahwa berdasarkan PKPU, tahapan kampanye terbuka akan dimulai 24 Maret 2019. “Menurut saya, massa dari kedua capres dan cawapres akan standby menunggu jadwal jagoannya masing-masing untuk tampil di depan publik. Jika waktunya tiba, saya membayangkan jika kampanye terbuka dengan melibatkan massa yang ada, setidaknya di Kota Makassar, akan berjalan dengan tertib dan teratur, meskipun secara kuantitas jumlahnya cukup besar,”ujar Arief.
Tentang apa isi kampanye capres dan cawapres, Arief mengatakan tidak akan jauh berbeda dengan visi, misi dan program masing-masing yang telah disampaikan kepada KPU. Juga tidak akan jauh berbeda dengan materi yang telah disampaikan dalam beberapa forum debat yang telah lalu.
Dihubungi terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid (NH) belum mengetahui jadwal rencana kedatangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo untuk berkampanye di Sulawesi Selatan.
Demikian pula rencana kedatangan calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin untuk hadir kembali di daerah ini. “Saya belum tahu,” ujar NH, kemarin.
Meski begitu, Partai Golkar sejak awal selalu mempersiapkan berbagai hal. Khususnya dalam mengawal tahapan pilpres dan pileg agar berjalan aman dan damai.
Sebelumnya, Ketua Bappilu Golkar HA Kadir Halid juga mengaku belum mendapat informasi soal jurkamnas yang akan datang ke Sulsel. “Saya tidak tahu soal jurkam dan anggaran kampanye,” ujar Kadir Halid yang tak lain adalah ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel ini.
Parpol koalisi pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, yakni Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) juga belum tahu dan belum punya persiapan. Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI Sulsel Susanna Kaharuddin, mengkau belum merapatkan untuk perispan kampanye. “Saya belum rapatkan di partai,” ujar anggota DPRD Sulsel dua periode ini.
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Azhar Arsyad, mengungkapkan pihaknya akan mengajukan agar Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar agar juga datang ke Sulsel. “Kita sudah sementara ajukan agar ketua umum datang lagi di Makassar,” ujar Azhar.
Hal berbeda dilakukan tim pemenangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Sulsel. Pasangan Sandiaga S Uno ini sudah dipastikan hadir di Makassar, Minggu (24/3). Kedatangan Prabowo untuk berkampanye di Lapangan Karebosi Makassar.
“Capres Prabowo Subianto sudah ada konfirmasi hadir di Makassar tanggal 24 Maret dalam rangka kampanye akbar yang sudah diatur oleh KPU,” ujar Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulsel Syawaluddin Arif, Kamis (21/3).
Menurut Syawal, sesuai jadwal yang ada, Prabowo berkampanye di Karebosi pada pukul 14.00 Wita. Adapun jurkamnas yang dijadwalkan hadir masing-masing HM Amin Rais, Ahmad Mimuzani, dan Fadli Zon. Untuk jurkam provinsi masing-masing H Andi Idris Manggabarani, La Tinro La Tunrung, dan Agus Arifin Numang.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel Andi Yusran Paris, menegaskan partainya sudah siap menyambut pilpres dan pileg.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel Surya Dharma, membenarkan bila ada juru kampanye capres dan pileg dari pusat yang akan datang ke Sulsel. “Insyaallah akan diupayakan ada yang datang dari pusat,” tandasnya.
Soal estimasi biaya, Surya Darma belum bisa menentukan. “Estimasi biaya belum ada. Tapi partai kami pasti akan berusaha yang terbaik untuk meraup suara sebanyak mungkin,” kuncinya. (rif)

Exit mobile version