Site icon Berita Kota Makassar

Wagub Ancam Hapus Biro Kesra

MAKASSAR, BKM — Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengeluhkan kinerja Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sulsel saat bersilaturahmi dengan pengurus Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Sulsel di Hotel Arthama, Kamis (21/3).
Dihadapan pengurus IPI, orang nomor dua Sulsel itu mengatakan, jika Biro Kesra tidak punya kinerja yang jelas dalam struktur Pemerintahan Provinsi Sulsel.
Adik Menteri Pertanian Amran Sulaiman itu mengakui, kinerja Biro Kesra yang dinilai tidak maksimal dan masuk dalam salah satu OPD yang rencananya akan dibubarkan.
Statemen itu diungkapkan saat pengurus IPI meminta bantuan Pemprov Sulsel seperti pengembangan ternak di pesantren dan soal rekomendasi beasiswa perguruan tinggi.
Permohonan tersebut langsung diarahkan ke OPD terkait. Untuk ternak diarahkan ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sementara untuk beasiswa ke Biro Kesra.
“Dikasih ke Biro Kesra biar tidak dibubarkan, biar ada kerjanya, mudah-mudahan kita masukan rekomendasi beasiswa kuliah ke perguruan tinggi di luar negeri,” ucapnya.
Akhir-akhir, Biro yang dipimpin Suherman itu mendapat sorotan cukup tajam, baik oleh gubernur maupun wakil gubernur.
Beberapa waktu lalu, saat Jumat Ibadah dilaksanakan di masjid dalam area Kantor Gubernur Sulsel dihadiri Gubernur HM Nurdin Abdullah, hanya segelintir ASN saja yang hadir. Malah pejabat eselon II hanya segelintir saja yang datang. Nurdin saat itu tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
“Saya kecewa. Saya akan aplikasikan kekecewaan ini. Untuk apa pakai pejabat yang hanya takut kepada Gubernur,” kata Nurdin kala itu.
Program Jumat Ibadah tersebut langsung berada di bawah tanggung jawab Biro Kesra.
Selain itu, Gubernur juga pernah sempat mempertanyakan soal bantuan yang dijanjikan Pemprov Sulsel kepada salah satu ormas keagamaan yang belum juga ditindaklanjuti oleh Biro Kesra. (rhm)

Exit mobile version