PANGKEP, BKM — Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid merasa prihatin terhadap maraknya kasus Narkoba yang menimpa para pelajar. Bupati Pangkep kemudian menghadirkan ribuan guru tingkat PAUD, SD hingga SMP, untuk memberikan arahan agar lebih dini dan secara aktif mencegah para anak didik dari kasus obat terlarang.
Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid saat melakukan tatap muka dengan kalangan guru tingkat PAUD, SD, hingga SMP, di kantor Pemkab Pangkep, akhir pekan lalu, menegaskan, narkoba ditingkat pelajar harus diawasi secara ketat. Hasil pantauannya di rumah tahanan (rutan) Mattampa Bungoro, banyak penghuni dari kalangan pelajar karena kasus Narkoba.
”Sengaja kami undang untuk bersama kita memberantas Narkoba di kalangan pelajar,” ujar Syamsuddin.
Memang para guru harus menjalani profesinya secara profesional dengan mengajar. Tetapi ada tanggung jawab moral yang harus dijalani dan dilakukan guru, yaitu memberikan pendidikan agar terhindar dari pengaruh obat terlarang. Apalagi, pihak pemerintah sudah memberikan perhatian khusus untuk memenuhi kesejahteraan para guru.
Ada sekitar 1.000 lebih orang guru hadir dalam pertemuan yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan, Muh Idris Sira. Saat itu, Bupati Syamsuddin A Hamid didampingi Wabup, Syahban Sammana dan pelaksana harian Sekkab Pangkep, Hj Jumliati.
Usai pertemuan, para guru berebut berswafoto dengan Bupati Pangkep, Syamsuddin. Bupati dua periode ini tampak dengan sabar menerima permintaan para guru dalam berswafoto. (udi/mir/c)
Bupati Pangkep Hadirkan Ribuan Guru
