MAKASSAR, BKM — Program menukar sampah dengan menabung emas merupakan salah satu program andalalan PT Pegadaian secara nasional dalam beberapa waktu terakhir. Dalam menyukseskan program ini, Pegadaian menggandeng asosiasi bank sampah seluruh Indonesia dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
”Sejak awal tahun 2019, kami sudah meluncurkan program yang diberi nama The Gade
Clean and Gold. Sesuai namanya, makanya melalui program ini masyarakat akan terus didorong untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Sekaligus mengajak para ibu rumah tangga untuk lebih kreatif dalam mengelola sampah sehingga bisa menghasilkan uang dan disimpan dalam bentuk tabungan emas di Pegadaian,” tutur Teguh Wahyono, Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian di sela acara pelatihan memilah sampah menabung emas yang digelar PT Pegadaian bersama PNM dengan mendapat dukungan penuh Asosiasi Bank Sampah Kecamatan Manggala dan Pemerintah Kecamatan Manggala, di area The Gade Clean and Gold, di samping kantor Kecamatan Manggala, Minggu pagi (24/3).
Sementara itu, Hambra, Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, menyambut baik kerjasama Pegadaian dengan PNM dengan menggelar pelatihan memilah sampah menabung emas. Karena ini menjadi salah satu bagian menciptakan pengusaha-pengusaha pemula yang tangguh.
”Kami dari Kementerian BUMN telah menyiapkan anggaran sebesar Rp800 miliar lebih untuk mendukung program-program PNM dalam rangka mendorong makin bergeliatnya ekonomi masyarakat. Terutama dari level bawah dengan mengelola sampah menjadi peluang bisnis. Hingga kini, kami sudah menyalurkan anggaran ke PNM sekitar Rp400 miliar lebih,” ujar Hambra.
Direktur Bisnis PT PNM, Abianti Riana, mengemukakan, pelatihan memilah sampah yang dilakukan saat ini di PNM Mekar Kecamatan Manggala, juga telah dilakukan di tempat lain. Mereka yang dilibatkan dalam pelatihan ini adalah para ibu rumahtangga.
”Kami memilih para ibu rumahtangga terlibat dalam pelatihan ini, karena ibu rumah tangga itu adalah orang jujur. Selain itu, kaum ibu rumah tangga juga sangat mudah untuk diberikan pelatihan. Kami berharap, agar para ibu rumah tangga yang telah mengikuti pelatihan ini dapat menularkan kepada para ibu rumah tangga lainnya di sekitar tempat tinggal masing-masing,” kata Abianti.
Turut hadir dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan HUT ke-21 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini, selain dari kalangan direksi PT Pegadaian dan PT PNM, juga direksi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT PLN, PT Taspen, dan direksi Bank BTN. (mir)
Pegadaian Kembangkan Pilah Sampah Tabung Emas
