MAKASSAR, BKM β Tim Khusus Polda Sulsel yang dipimpin Ipda Artenius meringkus Kartono (36), seorang buron kasus pembunuhan. Pelariannya di wilayah Kabupaten Luwu berhasil diidentifikasi timsus yang diback up tim gabungan Polda Gorontalo, dipimpin Panit Ipda Sucipto.
Polisi berhasil mengendus persembunyian Kartono dalam sebuah rumah di Belopa, Kabupaten Luwu. Mengenakan baju kaus warna hitam, pria berambut plontos ini langsung disergap. Ia selanjutnya digelandang ke posko timsus Polda Sulsel untuk dilakukan pemeriksaan, Sabtu (23/3).
Kepada polisi yang memeriksanya, tersangka mengaku menghabisi korban di sebuah rumah di depan Coto Daeng Jalan Panjaitan, Kelurahan Limbau I, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Tersangka membunuh korban saat berhasil masuk ke rumahnya lantaran terdesak untuk membayar utang.
Dia juga ingin menikah. Namun saat dirinya beraksi ia tepergok pemilik rumah. Saat itulah dirinya membunuh dua orang korban, dan dua lainnya terluka dengan menggunakan senjata tajam.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, tersangka merupakan warga Jalan Pelanduk, Kelurahan Maricaya , Kecamatan Makassar. Ia kemudian diserahkan ke Polda Gorontalo untuk diproses hukum.
βTim Khusus Polda Sulsel menyerahkan tersangka ke Polda Gorontalo, karena peristiwanya terjadi di sana,β ujar Dicky, kemarin.
Perwira tiga bunga melati di pundaknya itu menjelaskan, peristiwa pembunuhan terhadap sekeluarga di Gorontalo itu berlangaung 18 Maret 2019. Kala beraksi merampok di rumah korban, aksinya tepergok oleh pemilik rumah. Dua dari empat dalam satu keluarga dibunuh. Dua lainnya dalam kondisi terluka, dan masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit Gorontalo. (ish/rus)