Site icon Berita Kota Makassar

PA Milik Bupati Pakai Nama Kajari Pangkep

PANGKEP, BKM — Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid membangun panti asuhan (PA) dan Rumah Tahfidz Al Quran. Investasi akhirat dari Syamsuddin dan keluarganya ini diberi nama Firman Allah. Kata Firman sendiri diambil dari nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)Pangkep, Firmansyah Subhan yang akrab dipanggil Firman.
”Nama panti asuhan dan rumah tahfidz Al Quran Ini diambil dari nama pak Kajari Pangkep dengan harapan bisa menjadi kenang-kenang buat pak Firman, agar jika kelak meninggalkan Pangkep ke tempat yang baru, masih mengingat daerah ini,” kata Syamsuddin.
Bukan hanya namanya yang diadopsi menjadi identitas dari PA dan rumah tahfidz Al Quran. Tapi Kajari Pangkep, Firmansyah Subhan yang hadir dalam acara ini, juga diberikan kepercayaan melakukan pengguntingan pita peresmian PA ini.
Firmansyah Subhan merasa tak menyangka jika namanya dijadikan sebagai nama Panti Asuhan. Ia tampak tersenyum saat Bupati Syamsuddin mengisahkan tentang ide penamaan panti asuhan milik keluarganya ini.
Peresmian PA dan rumah tahfidz Al Quran Ini bertepatan dengan hari ulang tahun Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid. Syamsuddin menyatakan panti ini akan menjadi milik keluarga besarnya. Setiap orang yang berada di dalam panti ini akan mendapat perhatian layaknya anggota keluarganya.
”Perhatian kami sekeluarga terhadap penghuni panti, tidak akan membeda-bedakan dan akan menjadi perhatian kami sekeluarga. Keluarga kami membuka pintu bagi warga Pangkep yang ingin dan memang layak masuk panti asuhan. Pokoknya, kita akan berikan pembinaan dan bimbingan layaknya keluarga sendiri. Panti ini juga dapat menampung sekitar 100 sampai 200 anak,” jelasnya.
Panti Asuhan Firman Allah ini dibangun berlantai dua dengan lantai dasar digunakan sebagai asrama dan lantai dua difungsikan sebagai tempat belajar dan mengaji. (udi/mir/c)

Exit mobile version