Site icon Berita Kota Makassar

PLN Ganti Kwh Sudah Tua dan Rusak

MAROS, BKM — PLN ULP Maros telah melakukan penggantian 100 Kwh meter yang dianggap sudah tua dan rusak. Kwh yang diganti ini adalah yang terpasang di rumah pelanggan. Penggantian ini diakui Manajer PLN ULP Maros, Daen Madika, Selasa (26/3).
Dikatakan, program penggantian Kwh meter yang mengalami kerusakan atau buram dan usianya sudah tua telah berjalan lama. ”Ini sudah sejak lama. Dimana sasarannya Kwh meter yang rusak dan tua, itu harus diganti agar pengukurannya bisa lebih akurat lagi,” ungkapnya.
Bahkan, kata dia, penggantian Kwh meter itu wajib dilakukan jika alat ukurnya rusak. ”Ini kan dipasang di rumah pelanggan. Ini kan sebagai alat ukur pemakaian listrik. Jadi PLN wajib mengganti kalau alat ukurnya rusak,” sebutnya.
Lebih lanjut dikatakan, penggantian Kwh listrik ini tujuannya agar pengukurannya lebih akurat. ”Ini dilakukan supaya pengukurannya bisa lebih akurat dan lebih meningkatkan akurasi catatan pemakaian listrik,” jelasnya.
Penggantian Kwh meter tua ini dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya. Kriteria penggantiannya, di antaranya Kwh meter sudah tua, macet, buram, dan rusak. Daen juga mengatakan, di Maros rata-rata penggantian Kwh meter yang dilakukan sekitar 80 sampai 100 pelanggan perhari.
”Untuk di Maros itu, ada sekitar 80 sampai 100 pelanggan per hari yang diganti Kwh meter listriknya,” kata Daen Madika. (ari/mir/c)

Exit mobile version