Site icon Berita Kota Makassar

Dua RS Regional Dibangun Tahun Ini

MAKASSAR, BKM — Salah satu program unggulan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman di masa pemerintahannya adalah membangun rumah sakit regional di beberapa kabupaten.
Tahun pertama pemerintahannya ini, Pemprov Sulsel rencana membangun dua rumah sakit regional tersebut yakni di Kabupaten Bone dan Kota Palopo.
Namun, khusus RS Regional di Kota Palopo diperkirakan tidak akan selesai dalam satu tahun anggaran melainkan multiyears.
Saat ini, Dinas Ksehatan Sulsel sementara mempersiapkan lelang untuk pengerjaan kontruksi dua rumah sakit tersebut. Berdasarkan hasil analisa, anggaran yang dibutuhkan untuk satu rumah sakit sebesar Rp71 miliar.
Sebab rencannya RS Regional di Kota Palopo akan dibuat menjadi RS tipe B plus, dengan kesediaan fasilitas 200 tempat tidur. Sementara RS Regional di Bone dirancang menjadi tipe C dengan fasilitas 100 tempat tidur.
“RS Regional Palopo butuh anggaran Rp150 miliar karena disana nanti tipe B plus dengan 200 tempat tidur. Kalau Bone anggan Rp71 miliar sudah cukup dengan 100 tempat tidur,” kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Sulsel Bachtiar Baso, Kamis (28/3).
Sementars untuk RS Regional Palopo, anggaran yang ada saat ini belum cukup sehingga diperlukan tambahan di APBD 2019. Guna menjamin ketersediaan alokasi anggaran, Dinkes mengusulkan paket multiyears project.
Rencana itu disetujui Gubernur Sulsel untuk selanjutnya diusulkan ke DPRD Sulsel dengan penandatanganan memorandum of understanding. Dengan kesepakatan itu, memberikan jaminan anggaran untuk kelanjutan program RS Regional.
Selain itu, perampungan pembangunan fisik pun akan lebih mudah lantaran tak perlu melalui lelang berkali-kali.
“Sudah kami sampaikan ke Pak Gubernur, dan beliau menyetujui dan pak sekda diminta segera buat konsep untuk diajukan ke DPRD. Kalau ini berjalan, insya Allah Juni 2020 rumah sakit kita di Palopo sudah rampung karena tidak lagi harus dilelang,” jelas Bachtiar.
Sementara Nurdin Abdullah yang ditemui, mengakui paket multiyears project sangat strategis guna percepatan perampungan program pemerintah. Dia mengatakan, akan segera mengusulkan ide tersebut ke DPRD Sulsel, agar dilakukan MoU guna menjamin ketersediaan anggaran.
“Itu dalam rangka mempercepat pembangunan, dari pada harus tender lagi. Jadi kita sudah harus buat MoU dengan Pemkot (Palopo) dan DPRD (provinsi) supaya ada kepastian anggaran dan itu dapat dilanjutkan,” kata Nurdin. (rhm)

Exit mobile version