TAKALAR, BKM — Pasca-mutasi dan demosi yang digulirkan Bupati Takalar, H Syamsari Kitta terhadap puluhan Aparatur Sipil Negeri (ASN) eselon III dan eselon IV, masih menjadi perbincangan di tengah-tengah masyarakat.
Pasalnya, selain puluhan esalon III dan IV yang diparkir, beberapa pejabat lainnya yang merupakan kerabat terdekat Wakil Bupati Takalar, H Achmad Se’re, juga terdampak demosi. Di antaranya Mustakim, jabatan lama kepala bidang pengelolaan layanan dan pelestarian bahan perpustakaan dinas perpustakaan dan kearsipan dan Hj Rosnaedah, jabatan lama kepala bidang perlindungan perempuan dan anak pada dinas pengendalian penduduk dan KB.
Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Kabupaten Takalar melalui Kepala Bidang Mutasi dan Promosi, H Masnawi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya sejumlah pejabat eselon III dan IV yang di-nonjob. Termasuk beberapa ASN kerabat wakil bupati Takalar.
”Ada 30 pejabat eselon III dan IV yang di-nonjob. Tapi itu bukanlah sebuah upaya pengkerdilan karakter. Tapi langkah tersebut merupakan bentuk evaluasi dari pimpinan sekaligus pembinaan pada ASN terkait,” kata H Masnawi, akhir pekan lalu.
Masnawi, meminta ASN nonjob alias diparkir untuk tetap bersabar menunggu perombakan atau revisi organisasi perangkat daerah yang akan bergerak dalam waktu yang tidak lama lagi.
”Kita tunggu jalannya revisi OPD baru. Karena tidak menutup kemungkinan, pejabat yang di-nonjob kembali diangkat menjadi pejabat. Yang pasti, penonjoban jabatan dari pimpinan adalah ajang evaluasi,” ucap Masnawi. (ira/mir/c)
Pejabat Kerabat Wabup Takalar Turut ‘Diparkir’
