MAMUJU, BKM — Bertajuk kemping seru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju melalui dinas pariwisata terus melakukan promosi sejumlah objek wisata yang ada di ibukota Sulbar ini.
Usai dilaksanakan di Tanjung Ngalo Kecamatan Tapalang Barat akhir tahun lalu, kegiatan kemping yang dilaksanakan dua hari, kali ini digelar di Pulau Karampuang. Pulau yang terletak beberapa kilometer dari pusat kota Mamuju dan hanya dapat diakses dengan alat trasportasi air ini menjadi pusat gelaran panggung hiburan hingga lomba fotografi yang dikemas apik dengan sejumlah visualisasi pemandangan pulau yang oleh sejumlah traveler utamanya yang menyukai olahraga snorkling disebut sebagai surga yang tersembunyi.
Bupati Mamuju, H Habsi Wahid yang membuka acara kemping seru 2, Sabtu (30/3), di Pulau Karampuang, mengatakan, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, upaya membangun sektor pariwisata memang sangat membutuhkan peran dari semua pihak.
Termasuk kaum milenial yang diharapkan dapat mendorong promosi sejumlah potensi objek wisata di Mamuju melalui sejumlah sarana yang telah ada saat ini. Secara umum, Habsi menegaskan, pemerintah daerah telah menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor prioritas pembangunan. Karena disadari jika pariwisata dapat didorong menjadi industri pariwisata maka akan sangat berprospek meningkatkan sektor-sektor lainnya.
”Kita akan berupaya agar objek wisata kita tidak hanya dapat menarik rupiah. Tapi akan mampu mendatangkan dollar yang akan dibawa turis-turis asing jika kita telah mampu ‘menjual’ potensi wisata kita dengan cara yang baik,” paparnya.
Bupati Habsi Wahid lanjut mengatakan, tahun ini terdapat tiga objek wisata yang akan dimaksimalkan pengembangannya. Yakni wisata Pantai Tanjung Ngalo Kecamatan Tapalang Barat, Pulau Karampuang, Kecamatan Mamuju, dan air terjun Tamasapi juga di Kecamatan Mamuju.
Khusus untuk pengembangan air terjun Tamasapi, Habsi mengatakan, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 miliar tahun ini untuk membangun wisata air terjun Tamasapi yang berada tidak jauh dari pusat kota Mamuju.
Bahkan, ia menggambarkan air terjun Tamasapi akan menampilkan wajah baru yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh masyarakat Mamuju. ”Site plannya sudah ada dan anggarannya juga sudah ada. Tinggal kita realisasikan. Insya Allah wisata air terjun Tamasapi akan menjadi salah satu destinasi yang akan kita banggakan. Karena konsepnya memadukan antara indahnya air terjun yang natural dengan fasilitas yang futuristik,” jelas Habsi.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mamuju, Usdi, juga mengatakan, semua upaya yang dilakukan untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Mamuju, tentu tidak terlepas dari dukungan Bupati Mamuju, H Habsi Wahid yang terus memberikan spirit kepada mereka untuk terus berkerja mengembangkan potensi wisata Mamuju. (ala/mir/c)