MAKASSAR, BKM — Seorang remaja dengan kaki terbalut perban putih melangkah tertatih di Mapolda Sulsel. Sesekali ia meringis kesakitan.
Lelaki itu berinisial YT. Usianya masih belia. 18 tahun. Namun, ia sudah tergolong lihai di dunia kriminal. Belasan tahun YT menjadi begal. Belasan kali dia melancarkan aksinya di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Personel Tim Resmob Polda Sulsel memberikan tindakan tegas terhadapnya. YT dilumpuhkan dengan sebutir peluru pada bagian kaki, Sabtu (30/3).
Saat itu polisi membawanya untuk pengembangan kasus. Namun YT berusaha kabur dari kawalan aparat. Upaya persuasif yang diambil petugas tak berbuah hasil.
Tak ingin buruannya lolos begitu saja, sebutir peluru dilepaskan. Seketika itu YT jatuh tersungkur. Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Penangkapan tersangka dibenarkan Kapala Bidang Hubungan Masayarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani. Dikonfirmasi, Senin (1//4), Dicky menjelaskan, tim resmob terpaksa melumpuhkan YT saat pengembangan kasus.
”Tersangka YT ini sudah belasan kali melakukan aksinya di wilayah Makassar dan Gowa. Ia teridentifikasi oleh tim Resmob Polda Sulsel saat tengah berada di Jalan Dg Tata 3,” terang Kombes Dicky.
Dari penangkapan YT, polisi menyita barang bukti berupa gawai merek Samsung J7, serta tas warna merah milik korban. ”Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah melakukan jambret di 15 titik. Lokasinya di Makassar dan Gowa,” terang Kombes Dicky. (ish/rus)
‘Raja’ Jambret 15 Titik di Makassar-Gowa Didor
