MAKASSAR– Hari ini, Senin (8/4) merupakan hari terakhir pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/Sederajat. Pemerintah Provinsi Sulsel kembali mengimbau siswa untuk tidak melakukan konvoi yang rawan akan kecelakaan.
Larangan konvoi oleh Dinas Pendidikan Sulsel merujuk pada surat edaran dari Pemprov Sulsel yang dikeluarkan setiap tahunnya. Surat itu dikeluarkan untuk menghindari aksi kurang terpuji yang biasa dilakukan siswa pasca mengikuti UNBK. Misalnya, tidak menggunakan helm, berboncengan tiga, hingga aksi balap-balap di jalan umum.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo mengatakan, surat edaran tersebut sudah dikirim ke seluruh kabupaten/kota sebelum UNBK berlangsung.
Pihaknya juga, kata None sapaan akrabnya, sudah meminta kepolisian memantau siswa yang melakukan konvoi di jalan untuk ditertibkan.
Kepada pihak sekolah, diminta mempersiapkan kegiatan alternatif yang menarik untuk siswa agar mereka tidak turun ke jalan.
“Sekolah bisa membuat kegiatan menarik seperti diskusi atau apalah agar mereka tidak turun ke jalan,” ungkapnya.
Sementara itu, total peserta UNBK 2019 Sulsel jenjang SMA-MA sejumlah 93.557 orang dari total 972 sekolah (SMA-MA).
Informasi yang diterima posko help desk UNBK Disdik Sulsel menyebutkan sebanyak 498 peserta tidak mengikuti UNBK hingga pekan lalu.
Ada dua penyebab sehingga peserta ujian tidak mengikuti UNBK.
Pertama, tidak hadir karena berhalangan (sakit dan faktor lainnya) dan kedua, adanya gangguan teknis di internal satuan pendidikan (sekolah).
Berdasarkan mekanisme UNBK, mereka yang tidak hadir tersebut dapat mengikuti ujian susulan setelah pelaksanaan UNBK selesai. UNBK susulan diselenggarakan 15-16 April.
Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo menjelaskan, data tersebut sifatnya masih sementara karena ujian hari terakhir baru akan dilaksanakan pada hari Senin (8 April 2019).
“Tahun lalu itu peserta yang tidak hadir sejumlah 1.302 orang dari total 93.845 peserta. Kecenderungan ketidakhadiran peserta menurun,” papar Irman yang kerap disapa None.
Keberhasilan menekan jumlah peserta yang tidak hadir ujian ini setelah semakin intesifnya Disdik Sulsel menyisir tiap permasalahan di satuan pendidikan.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat berkunjung ke Makassar melakukan pemantauan UNBK menekankan agar sekolah mengawasi anak didiknya pasca UNBK agar tidak melakukan konvoi di jalan.
Lebih baik, kata Muhadjir, pihak sekolah menyiapkan kegiatan menarik dan positif bagi siswa yang baru selesai mengikuti ujian agar mereka tidak berkeliaran di jalan.
Selain itu, kata dia, sekolah seharusnya sudah memikirkan program yang bisa diberikan kepada siswa saat akan meninggalkan bangku SMA.
“Bagi yang ingin langsung kerja, diberi wawasan terkait dunia kerja. Sementara yang ingin melanjutkan ke bangku kuliah, dibantu untuk mempersiapkan diri,” ungkap Muhadjir. (rhm)
