SIDRAP, BKM — Kemenag Sidrap menggelar seminar nasional ppanduan implementasi penguatan pendidikan karakter di Kantor Kemenag, Sabtu (6/4)
Seminar tersebut terkait dengan Anak Kandung dan Anak Susuan berkumpul dalam satu forum, para pejuang pendidik karakter di Kabupaten Sidrap.
Anak kandung yang dimaksud adalah Guru Madrasah dan Anak Susuan adalah Guru Pendidikan Agama di Sekolah Umum.
Kepala Kemenag Sidrap, H Irman mengatakan sejak dilantik anak kandung dan anak susuan tidak ada yang di beda-bedakan semuanya adalah anak dari Kemenag.
Peserta terdiri dari guru PAI 150 bersertifikasi dan guru Madrasah sebanyak 117 semua tingkatan.
Tujuannya adalah untuk menguatkan peran para guru Agama Islam dan guru Madrasah sebagai pendidik dan pembentuk karakter Anak Didik dalam menepis gejala dan penyakit moral yang telah merusak sendi sendi generasi muda.
H Irman menambahkan pembentukan karakter sudah ada pada diri manusia sejak lahir. Karakter hakekatnya berbicara mengenai keyakinan yang memerlukan sentuhan halus dalam mengubahnya.
Pembentukan karakter juga harus melawan perilaku yang telah membudaya pada diri anak didik.
“Jadi pembentukan karakter harus dimulai pada Usia dini peserta didik serta dimulai dari hal yang terkecil dari keseharian dan lingkungan yang dialami,” ujarnya.
Sebelum merubah karakter peserta didik, sebelumnya pendidik harus juga menanamkan karakter yang baik.
“Bagaimana menjadikan peserta didiknya berkarakter kalau gurunya sendiri belum berkarakter,” ungkapnya. (ady/C)
