MAKASSAR, BKM — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Sulsel bakal digelar 11 April mendatang.
Berbagai perencanaan yang diserap dari aspirasi masyarakat akan dibahas dalam kegiatan tersebut.
Menurut rencana, dua menteri bakal hadir yakni Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo dan Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Jufri Rahman mengatakan pihaknya telah mengundang kedua menteri ini untuk hadir dalam Musrenbang Provinsi Sulsel 2019.
“Kita berharap keduanya bisa hadir dan memberikan pengarahan. Musrenbang ini sangat penting karena akan menentukan arah perjalanan Sulsel di tahun 2020,” kata Jufri.
Jufri menyebutkan tahun 2020 mendatang, Pemprov Sulsel masih tetap akan fokus pada pembangunan infrastruktur. Hal ini sesuai visi dan misi Gubernur dan Wagub Sulsel, HM Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman.
“Tetap infrastruktur, beliau menginginkan aksebilitias dan konektivutas tiga tahun pertama terwujud. Tak ada lagi daerah yang masuk remote area, tahun depan akan fokus utara.Karena ada pengembangan sektor peternakan untuk swasembada daging di Seko dan Rampi,” jelasnya.
Dalam Musrenbang nanti, setiap OPD akan memasukkan rencana program yang mendukung pencapaian visi dan misi gubernur. Termasuk pokok pikiran (Pokir) DPRD Sulsel hasil reses ke daerah pemilihan masing-masing.
Tak hanya itu, Pemda tingkat kabupaten/kota juga diminta memasukkan usulan hasil dari Musrenbang di daerah. Nantinya usulan ini akan dilihat mana yang bisa dilaksanakan atau dibiayai provinsi atau diusulkan ke pemerintah pusat.
Untuk mendukung pembangunan infrastruktur, Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah rutin melakukan kunjungan ke daerah dan mendengarkan aspirasi bupati atau walikota se Sulsel.
Seperti yang dilakukan usai menghadiri HUT Kabupaten Bone, NA mengumpulkan tiga kepala daerah yakni Bupati Soppeng, Wajo dan Sidrap di Villa Lejja Kabupaten Soppeng, Sabtu malam, (6/4).
Nurdin Abdullah berharap kedepan semua pihak bisa menyelesaikan semua perencanaan pembangunan pada tahun 2020. Dan tentunya perencanaan tersebut akan dibawa pada Musrembang nasional dalam waktu dekat.
“Kalau bisa kita sebelum masuk musrembang nasional rencana besar kita harus selesai. Tolong untuk semua rencana bangun di komunikasikan dengan semua pihak,” pungkasnya. (rhm)
Musrenbang Provinsi Hadirkan Dua Menteri
