Site icon Berita Kota Makassar

Milenial yang Cinta Seni Tari

MAKASSAR, BKM– Empat wanita ini sangat mencintai kebudayaan sendiri dibanding kebudayaan asing yang belakangan ini makin popular dan lebih diminati. Kata-kata ini dilontarkan oleh penari dari sanggarpajjaga yang berasal dari jurusan kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas).
Keempat penari ini adalah Laras, Viny Sulasti, Warda Suciani dan Mila Yuliana yang mulai menyukai seni tari sejak kecil. Bahkan keberadaan sanggar-sanggar tari ini sangat berpengaruh besar terhadap pembentukan rasa cintanya kepada seni tari.
“Suka menari sih sejak kecil, dan mulai diseriusi saat kita kuliah. Usai kuliah kita biasa kumpul bersama anak-anak sanggar untuk latihan. Karena masuk seni tari ini memang kemauan kita untuk melestarikan budaya kita,” ungkap Wardah kepada BKM, Rabu (10/4).
Wardah juga mengakui, seni tari tradisional merupakan salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan agar tidak tergerus dengan perkembangan zaman modern. Begitu juga yang dikatakan Laras, ia bersama-sama temannya mengaku bangga dapat mengenal lebih jauh dengan dunia tari tradisional.
“Saya merasa bangga dapat ikut berpartisipasi untuk melestarikan kebudayaan Sulawesi khususnya melalui dunia tari. Kalau sekarang lebih banyak menari mengisi job-job yang kosong, setelah atau tidak ada kuliah kami pasti pergi,” tuturnya. (ita)

Exit mobile version