SIDRAP, BKM — Kepsek se Sulsel dari semua tingkatan, mengeluhkan belum cairnya dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang kini diduga kuat masih tertahan di Dinas Pendidikan Sulsel.
Dana BOS yang seharusnya cair untuk membiayai Ujian Sekolah (US) yang berlangsung sejak Senin-Kamis mendatang (8-12/4) terpaksa harus ngutang untuk menutupi sejumlah biaya yang dibutuhkan.
Parahnya lagi, UN yang akan dilaksanakan bulan ini membutuhkan dana yang lebih besar sehingga perlu mendapat perhatian serius dari Pemprov Sulsel untuk segera mencairkannya.
Manajer BOS Sidrap, Syahrul Syam yang ditemui BKM di kantornya, Rabu (10/4) membenarkan adanya keluhan para Kasek di daerah terkait belum cairnya dana BOS.
“Setiap hari kami terima keluhan dari sejumlah Kasek bahkan dari luar Sidrap yang menanyakan belum cairnya dana BOS tersebut yang kini tertahan di Pemprov Sulsel,” ujar Syahrul yang juga Sekretaris Disdikbud Sidrap, Rabu (10/4).
Pihaknya mempertanyakan dana BOS Triwulan I yang hingga kini belum turun sementara pemerintah pusat sudah mentrasfer ke kas Pemprov sejak 12 Maret 2019 lalu.
“Kami berharap Pemprov agar segera mencairkan dana tersebut guna mendukung jalannya aktivitas pelaksanaan US-UN yang kini sedang berlangsung,” harap Syahrul.
Informasi yang diterima BKM menyebutkan dana BOS yang tertahan sebesar Rp9 miliar untuk SD dan SMP di Sidrap.
”Kasihan sekolah mengutang dimana-mana hingga puluhan juta rupiah untuk menutupi kebutuhan sekolah,” tukasnya. (ady/C)