TAKALAR, BKM — Mangkraknya proyek pembangunan gedung perawatan rumah sakit H Padjonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar yang menelan anggaran kurang lebih Rp13 Miliar, hingga saat ini status hukumnya belum jelas.
Meski proyek tersebut oleh tim Tipikor Polda SulSel telah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait yang menyelenggarakan proyek tersebut. ”Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pihak yang terlibat dalam proses pembangunan gedung perawatan tersebut. Meski demikian, kasus tersebut belum dapat disimpulkan status hukumnya karena masih menunggu hasil perhitungan tim ahli,” jelas Kanit Tipikor Polda Sulsel, Kompol Muttalib, Kamis pekan lalu.
Meski proyek pembangunan gedung perawatan rumah sakit tersebut tengah dalam pemeriksaan aparat hukum, namun pihak rumah sakit H Padjonga Daeng Ngalle membantah proyek tersebut mangkrak alias tidak rampung.
”Proyek tersebut tidak mangkrak. Berdasarkan rencana anggaran belanja dan petunjuk teknis, memang kondisi bangunan seperti untuk merampungkan secara permanen, bangunan tersebut masih membutuhkan anggaran Rp13 miliar,” kata Dirut Rumah Sakit H Padjonga Daeng Ngalle, dr Darwis beberapa waktu lalu. (ira/mir/c)
Polda Sulsel Tunggu Hasil Pemeriksaan Tim Ahli
