Site icon Berita Kota Makassar

1.596 Atlet Bertanding Rebut Piala Wali Kota

TAK INGIN GAGAL: Atlet kempo NTB melangsungkan latihan di GOR 17 Desember, belum lama ini. Tampil kurang meyakinkan di ajang Pra PON Bandung membuat seluruh komponen tim mulai berbenah.

MAKASSAR, BKM–Pekan Olahraga Kota (Porkot) Makassar VII akan dibuka pukul 15.00 Wita, Senin (22/4). Sebanyak 1.596 atlet akan dipertandingkan memperebutkan piala bergilir Wali Kota Makassar.

Sebanyak 15 kecamatan di Makassar turut memeriahkan Porkot tahun ini. Ada 19 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan. Karate dan Pencak Silat menjadi cabor yang paling banyak diikuti. Bahkan 13 kecamatan di Makassar mengutus atlet di cabor ini.
Hal ini diungkapkan Ketua Umum KONI Makassar, Agar Jaya di Lapangan Karebosi Makassar, Minggu (21/4).
Saat gladi bersih tersebut Agar menambahkan bahwa persiapan pelaksanaan telah mencapai 99 persen. Dalam upacara nanti sendiri akan dimulai dari masuknya Defile kontingen dari 15 kecamatan yang kemudian dilanjutkan dengan upacara dan langsung pada pertandingan.
KONI Makassar sendiri telah menyiapkan anggaran dengan total Rp5 miliar dengan rincian hadiah sebesar Rp2 miliar.
Adapun hadiah bagi atlit tunggal untuk peraih medali emas sebesar Rp3 juta, medali perak Rp2,5 juta, medali perunggu Rp2 juta. Sementara atlit beregu, setiap atlit untuk peraih medali emas Rp2,5 juta, Perak Rp2 juta, dan Perunggu Rp1,5 juta.
“Saya belum hitung hadiahnya, tapi secara keseluruhan Rp5 miliar. Kalau Rp2 miliar untuk hadiah kurang lebih,” sebut Agar.
Selain hadiah tersebut dan piala bergilir Wali Kota Makassar, akan ada juga pemilihan defile kontingen kecamatan terbaik. Dimana juara 1 akan mendapat uang pembinaan sebesar Rp5 juta.
“Kita berharap pelaksanaan Porkot kali ini bisa berjalan dengan meriah dan lancar. Kami juga mengharapkan kita bisa menjaring atlet-atlet terbaik Makassar dari pelaksanaan ini,” kata Agar.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muhammad Ansar meminta Porkot VII ini harus menjadi ajang pencarian atlet-atlet muda berbakat di semua Cabang Olahraga di Makassar. Porkot ini harus harus dijadikan sebagai ajang silaturahmi semua kecamatan dalam pencarian bibit-bibit atlet muda berbakat.
Ansar juga menekankan, pelaksanaan Porkot tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ia menyarankan 15 kecamatan peserta Porkot dapat memberikan suatu penampilan dalam memeriahkan suasana.
“Misalnya menampilkan unsur kebudayaan agar kegiatan lebih hidup,” ujarnya.(nug/war/c)

Exit mobile version