MAMUJU, BKM — Bupati Mamuju, H Habsi Wahid didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamuju, Hj Nurlaelah, menyalurkan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 26 Anjoro Pitu, Kelurahan Rimuku, Rabu pagi (17/4) sekitar pukul 08.30 Wita. TPS ini terletak tidak jauh dari rumah jabatan bupati Sapota.
Usai menunaikan hak dan kewajibannya selaku warga negara, bupati lantas bergegas menuju ke kantornya untuk berkumpul bersama jajaran Forkopimda. Di antaranya Kapolres, Dandim, Kajari, dan ketua DPRD Kabupaten Mamuju untuk melakukan pemantauan pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah TPS yang telah ditentukan secara acak.
Dimulai dari TPS IX Kalubibing, rombongan menyusuri beberapa TPS lain dan ditutup di TPS XVII BTN Passokorang. Ditemui wartawan usai pemantauan tersebut, Habsi Wahid mengungkapkan optimismenya terhadap angka partisipasi masyarakat yang cukup baik. Bahkan, dari animo yang tergambar dari wajib pilih, ia mengharapkan angka partisipasi dapat mencapai 80 persen lebih.
Saat disinggung soal keterpilihan para kandidat, Habsi menegaskan, semua calon tentu telah berusaha maksimal untuk meyakinkan masyarakat. Namun tentu ada yang berhasil dan ada yang belum berhasil.
”Dan yang terpenting, siapapun yang terpilih tentu adalah mereka yang terbaik dan telah ditakdirkankan Allah SWT. Karena dialah yang maha menggerakkan hati manusia untuk memilih hari ini,” tuturnya.
Lebih jauh tokoh yang juga menjabat sebagai ketua DPD salah satu partai politik ini mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban.
”Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang menyesatkan dan mempercayakan kepada penyelenggara. Semoga Pemilu ini dapat berjalan lancar, aman dan damai, serta akan melahirkan pemimpin dan wakil rakyat yang benar-benar lahir dari keinginan rakyat,” pungkasnya. (ala/mir/c)
Bupati Mamuju: Siapapun Terpilih, Itulah Ditakdirkan
