JENEPONTO, BKM -– Si jago merah mengamuk di Dusun Bongkibalu, Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Minggu (21/4). Enam rumah luluh lantak dan rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah.
Enam rumah yang hangus terbakar masing-masing milik Sari Bone (65), Muksin Lontang 50), Sain Kulle (73), Bijawang (60), Mappa Somba (70), dan Lebong (60). Hal ini disampaikan Kepala Dusun Bongkibalu, Desa Maccini Baji, Kecamatan Binamu, Saharuddin, saat ditemui di TKP, kemarin.
Lanjut Sahabuddin mengatakan, api pertama kali muncul dari rumah Muksin Lontang. Kemudian api merambat dengan cepat dan membesar karena angin berhembus begitu kencang menjalar ke rumah lainnya.
Saharuddin menduga, penyebab kebakaran karena korsleting arus pendek listrik. Beruntung, api dapat dipadamkan setelah 3 unit mobil damkar milik Pemkab Jeneponto dan satu unit Damkar Pemkab Bantaeng melakukan penyiraman.
Kades Maccini Baji, H Bachtiar Situju, mengatakan, api bermula dari rumah Muksin Daeng Lontang kemudian api dengan cepat ke rumah lainnya. Karena selain angin kencang, juga rumah yang terbakar itu umumnya terbuat dari kayu yang mudah terbakar.
Namun kesiapan empat unit Damkar Milik Pemerintah Kabupaten Jeneponto ditambah satu unit dari Pemkab Bantaeng, sehingga api bisa dikuasai atau dipadamkan.
Namun, kata Bachtiar, kebakaran ini tidak menelan korban jiwa. Namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah dan sudah ditangani polisi. (krk/mir/c)
Enam Rumah di Bongkibalu Rata dengan Tanah
