Site icon Berita Kota Makassar

Mahasiswa Tewas Tertembak Papporo

MAKASSAR, BKM — Seorang pria secepatnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya. Di sekujur tubuhnya bersarang peluru senjata api rakitan jenis papporo.
Namun, Tuhan berkehendak lain. Nyawa lelaki bernama Kristian itu tak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhirnya, Minggu (21/4).
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tamalanrea Kompol Syamsu Bachtiar, ketika dikonfirmasi kemarin membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, korban yang masih tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar itu meregang nyawa kala dirinya mencoba sepucuk senjata papporo.
“Dari informasi yang kami terima, korban diduga sedang mencoba sebuah senjata rakitan jenis papporo. Saat diledakkan, pelurunya mengenai lengan korban yang membuatnya mengalami pendarahan hebat. Korban dilarikan ke RSUD Daya. Namun nyawanya tak bisa tertolong. Ia meninggal dunia,” terang Syamsul, kemarin.
Kendati demikian, pihaknya masih mendalami motif kejadian yang menimpa warga Jalan Biring Romang, Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea itu.
Saat menerima informasi kejadian, lanjut Kompol Syamsul, pihaknya langsung datang ke lokasi mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Disebutkan bahwa bodi pegangan bawah papporo tersebut bocor. Sehingga ketika dilendakkan, korban pun terkena pelurunya.
”Saksi sempat membalut luka di lengan korban. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit. Namun, petugas medis menyatakan korban meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit. Jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga. Sementara senjata rakitannya kami amankan untuk kepentingan penyelidikan,” pungkasnya. (ish/rus)

Exit mobile version