MAKASSAR, BKM–Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP digelar serentak mulai Senin (22/4) hingga Kamis (25/4). Di saat bersamaan, berlangsung Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tingkat SD yang berlangsung dari kemarin hingga Rabu (24/4).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Abdul Rahman Bando turut memantau hari pertama pelaksanaan ujian di sejumlah sekolah negeri. Seperti di SMPN 13 Makassar, SMPN 30 Makassar, SDN Emmy Saelan, SDI perumnas l, dan SDI Perumnas lll.
Dari pantauannya, Rahman mengklaim belum menemukan kendala dalam pelaksanaan ujian hari pertama kemarin.
“Saya sudah pantau beberapa sekolah, semua berjalan lancar sesuai yang diharapkan. Jaringan bagus, belum ada kendala di hari pertama sampai sejauh ini,” kata Rahman.
UNBK SMP di Makassar diikuti sebanyak 23.334 siswa, tersebar di 45 sekolah negeri dan 162 sekolah swasta. Sementara yang ikut dalam USBN SD ada sebanyak sekitar 25 ribu siswa, tersebar dari 207 sekolah.
“Semuanya lancar, hanya memang ada beberapa anak-anak kita yang ndak sempat hadir ujian. Nanti ujian susulan mereka. Hari jumat nanti kita rekap jumlahnya, berapa anak-anak yang akan ikut ujian susulan,” jelas Rahman.
Selain ujian secara reguler, digelar pula ujian kesetaraan paket A atau setara SD. Ujian ini diikuti sekitar 200 orang lebih dari berbagai kelompok usia. Peserta yang berhalangan hadir akan diikutkan pada ujian susulan, yang digelar 29-30 April mendatang.
“Hari ini ada beberapa yang tidak hadir karena alasan sakit. Kita beri kesempatan untuk ikut di ujian susulan,” ucap Rahman.
Adapun sekolah-sekolah di kepulauan wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang yang turut melaksanakan UNBK mandiri juga berjalan baik tanpa masalah.
Usai mengikuti ujian di kelas, Fahrul peserta UNBK SMPN 13 Makassar mengaku tidak begitu tegang mengisi atau menjawab soal-soal yang ada. Karena jauh hari sebelum UNBK dilakukan, dirinya mengikuti bimbingan belajar di sekolah.
“Hari pertama ujian tadi (kemarin) Bahasa Indonesia. Tidak terlalu susah karena sudah belajar. Ujian empat hari dan besok, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA,” singkatnya.
Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal Mi juga turut memantau ujian nasional berbasis komputer (UNBK), di SMPN 29 Makassar Jalan Andi Mappanyukki.
Dari pantauan, Syamsu Rizal atau akrab disapa Deng Ical datang sekitar pukul 12.05 WITA, pada saat bersamaan pelaksanaan UNBK sesi kedua baru saja selesai.
“Alhamdulillah semua berjalan baik dan lancar pak Wawali tanpa ada hambatan apalagi kami melihat para peserta mengerjakan soal dengan baik dan tepat waktu,” katanya.
Deng Ical pun mengaku sangat bersyukur karena dalam UNBK kali ini semuanya bisa berjalan lancar.
“Syukurlah kalau begitu, karna yang selalu menjadi kendala setiap UNBK itu server dan jariangan,” ujarnya.
Diketahui, sebanyak 214 peserta yang mengikuti UNBK di SMPN 29 Makassar dan terbagi dalam tiga gelombang.
Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Negeri Antang 3, Andi Asriani, menyebutkan, jumlah siswa kelas 6 sebanyak 32 siswa, dan 32 siswa tingkat SDN Antang 3, semua mengikuti USBN hari ini.
“Pelaksanaan USBN tingkat SDN Antang 3 Makassar masih menggunakan paper test, belum menggunakan berbasis komputer. Hari ini mata pelajaran Bahasa Indonesia yang dimulai pukul 08.00 wita, dan besok Mate matika, hari Rabu IPA, dalam satu hari, satu mata pelajaran,” kata Andi Asriani.
Adapun bentuk pengawasan pelaksanaan ujian dilakukan dengan pengawas sistem silang. Sementara untuk jadwal ujian susulan bagi siswa yang berhalangan hadir, akan dilaksanakan mulai tanggal 26-30 April 2019.(arf-nug-jun/war/c)
Disdik tak Temukan Kendala di UN SD-SMP
