Site icon Berita Kota Makassar

Warga Binaan Mengamuk, LP Pasangkayu Terbakar

PASANGKAYU, BKM — Suasana tegang terjadi di dalam Rutan kelas II B Pasangkayu, di jalan poros Trans Sulawesi, Kelurahan Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu. Menyusul terjadinya kebakaran yang dilakukan warga binaan di rutan tersebut, Senin (22/4).
Menurut Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Hj Mashura, aksi pembakaran di ruang Besukan Rutan kelas II B ini, langsung ditindaklanjuti Kepolisian Resort Matra dengan melakukan negosiasi yang dipimpin langsung Kapolres Matra, AKBP Made Ary Pradanan. Sehingga situasi di rutan bisa terkendali.
Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharudin Djafar yang melancarkan kunjungan kerjanya mengecek keamanan kotak suara di PPK Pasangkayu, saat mendapat laporan ini, juga turut mengunjungi Lapas di Pasangkayu guna meredam amukan massa di dalam lapas.
Penyebab terjadinya pembakaran yang dilakukan warga binaan Rutan kelas II B Pasangkayu sampai saat ini masih diselidiki motifnya berdasarkan keterangan saksi-saksi yang ada.
Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Polres Matra juga menyiagakan satu peleton tim Dalmas di sekitar Rutan Pasangkayu. Sekaligus membantu memadamkan kobaran api yang ada di ruang besuk.
Setelah dilakukan negosiasi dan berhasil meredam amukan warga binaan, Kapolda Sulbar juga memberikan nasihat kepada para warga binaan di masjid Lapas Pasangkayu.
”Ingat, meluapkan amarah itu hanya memuaskan nafsu semata. Sementara akibatnya akan berdampak buruk bagi diri kita maupun orang lain. Bukankah agama kita yang mulia telah mengajarkan untuk bersabar dalam menghadapi setiap masalah. Karena buah kesabaran itu akan menciptakan situasi yang lebih baik dan akan mendatangkan solusi tepat dari persoalan yang dihadapi,” tutur Kapolda.
Marah itu memang sudah menjadi tabiat manusia. Tapi ada cara untuk meredamnya. ”ang paling efektif adalah berwudhu kemudian salat dua rakat. Insya Allah hati akan jadi lebih sejuk,” tambah kapolda.
Setelah mendengar arahan Kapolda tersebut, para warga binaan Lapas Pasangkayu pun lebih tenang dan situasi semakin terkendali. Kapolda Sulbar dalam arahanya tersebut turut didampingi Dir Krimum, Babinsa Randomayang dan pihak Rutan Kelas II B Pasangkayu.
Sementara itu, dari laporan pihak rutan, jumlah tahanan sebanyak 167 orang tetap lengkap dan dalam keadaan sehat. Sedangkan petugas rutan saat ini dievakuasi ke tempat yang lebih aman menunggu kondisi betul-betul stabil. (ala/mir/c)

Exit mobile version