Site icon Berita Kota Makassar

Kerabat Tiga Tokoh Meradang

MAKASSAR, BKM — Kontestasi pemilu legislatif (Pileg) yang digelar 17 April 2019 kemarin membuat keluarga besar tiga mantan calon gubernur Sulsel meradang. Mereka adalah Ichsan Yasin Limpo alias Punggawa, HAM Nurdin Halid (NH), serta Agus Arifin Nu’mang.
Kerabat mereka keteteran meraih suara yang signifikan pada pileg tahun ini. Data sementara yang direkap oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), ada belasan keluarga Punggawa dan NH belum aman untuk meraih suara yang tinggi. Baik untuk DPR RI, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota di Sulsel.
Keluarga Punggawa yang terancam tidak lolos, yakni kakak kandungnya yang juga politisi Nasdem Syahrul Yasin Limpo (SYL). Mantan gubernur Sulsel dua periode ini maju ke DPR RI di daerah pemilihan (dapil) Sulsel II, meliputi Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Parepare, Barru, Pangkep, dan Maros. SYL berada di posisi ketiga atau ke empat di bawah Akbar Faisal, Sitti Maryam, dan Hj Hasna Syam.
Selain itu, ada keponakan Ichsan, yakni politisi Partai Perindo Andi Tenri Gusti Harnum Utari. Ia maju ke DPR RI lewat dapil Sulsel III, mencakup Kabupaten Sidrap, Pinrang, Enrekang, Toraja, Toraja Utara, dan Luwu Raya.
Ada juga dua keponakan Punggawa lainnya, yakni politisi Partai Nasdem Andi Imario Paruwusi yang maju ke DPRD Sulsel lewat dapil Sulsel III, meliputi Kabupaten Gowa dan Takalar. Serta caleg Nasdem DPRD Takalar Akbar Danu Indarta Marwan. Kedua keponakan SYL tersebut tidak berhasil mendulang suara masyarakat, khususnya di dapil 3 Galesong.
“Hanya satu caleg Nasdem dapil Galesong paling berpeluang duduk sebagai anggota DPRD Takalar, yakni Hj Darmawati Mo’la karena saat ini suaranya sudah lebih 2.000. Sedangkan Akbar Danu Indarta tidak sampai 500 suara,” ujar Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPD Partai Nasdem Takalar Agustian, Selasa (23/4).
Sementara keluarga Punggawa yang berpeluang adalah politisi Gerindra Andi Pahlevi yang maju untuk DPRD Makassar.
Tiga keluarga Punggawa lainnya, yakni sang kakak Hj Tenri Olle Yasin Limpo bersaing dengan ponakannya Indira Chunda Tita Syahrul di dapil Sulsel I meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar. Suara Tenri Olle YL, Indira Chunda, serta Rapsel Ali saling mengejar di dapil Sulsel I.
Satu nama keluarga yang lain adalah Riska Mufliati Lutfi. Riska Mulfiati Lutfi merupakan menantu dari SYL yang maju ke DPRD Sulsel melalui Dapil Sulsel I. Riska mengincar kursi kedua dan bersaing dengan Andre Prasetyo Tanta, Andi Arham Basmin Mattayang, serta Dr Bob.
Untuk keluarga NH juga banyak yang belum aman dan nyaris tumbang. Mereka adalah adik NH yang terancam gagal, yakni caleg PKB A Rahman Halid yang maju ke DPR RI lewat Dapil Sulsel I. Caleg Golkar Andi Nursyam Halid yang maju menjadi caleg DPR RI dari dapil Sulsel II, serta caleg Golkar Andi Waris Halid yang maju ke DPRD Sulsel lewat dapil Sulsel 5, meliputi Bulukumba dan Sinjai.
Selain itu, juga ada keponakan NH, yakni Andi Tika Wulandari yang maju ke DPRD Makassar lewat dapil 1, meliputi Kecamatan Rappocini, Makassar, dan Ujungpandang. Ia masih kalah unggul dari Ketua DPD II Golkar Makassar Farouk M Betta dan Hj Apiaty Amin Syam.
Adapun adik NH yang berpeluang lolos, yakni caleg Golkar HA Kadir Halid yang maju lewat dapil Sulsel 1. Anak NH, yakni A Zunnun Halid yang maju ke DPRD Sulsel lewat dapil Sulsel 7 Bone. Serta anak NH lainnya, yakni Andi Nurhaldin Halid yang maju untuk DPRD Makassar.
Di internal PKB, Rahman Halid kalah suara dari H Haruna dan Ramzah Tabraman. Sementara data yang masuk Nursyam Halid kalah suara dari Andi Rio Padjalangi, Supriansah, dan Hj Rismayani Syamsuddin Hamid. Demikian pula Andi Waris Halid juga kalah suara dari Nirwan Arifuddin dan Andi Zulkarnain Z Latif.
Hal berbeda dialami HA Kadir Halid yang perlolehan suaranya dinilai masih tinggi. Demikian pula Andi Zunnun Halid dan Andi Nurhaldin juga memiliki suara yang tinggi, sehingga peluang lolos ke parlemen tetap terbuka.
Mantan calon gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang juga dipastikan tumbang, lantaran perolehan suaranya berada di bawah tiga caleg Gerinda untuk DPR RI dari dapil Sulsel III. Ketiga caleg Gerindra tersebut, yakni mantan bupati Enrekang dua periode La Tinro La Tunrung, anggota DPR RI petahana dr Felicitas Tallulembang, serta mantan calon bupati Luwu Utara Arsyad Kasmar.
Sementara putra Agus AN, yakni Ahmad Fauzan Agus Arifin Nu’mang yang maju menjadi caleg DPRD Makassar lewat dapil Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya, juga dipastikan tidak lolos.
Menurut Wakil Ketua DPD Gerindra Sulsel Syawaluddin Arif, hasil rekap di PPK, suara Ahmad Fauzan masih berada pada nomor urut 4 hingga 5 dari 11 caleg yang bertarung. “Dari tabulasi yang masuk, Fauzan berada pada urutan ke 5 dari 11 caleg Gerindra,” ujar Syawaluddin yang juga Humas DPD Gerindra Sulsel, Selasa (23/4).
Adapun keluarga Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) punya peluang lolos ke DPRD Sulsel. Adik kandung NA, yakni Andi Rilman Abdullah punya peluang untuk duduk di parlemen. Ia maju lewat Partai Nasdem melalui dapil Sulsel 4, meliputi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.
Selain Andi Rilman, juga ada nama putra NH, yakni M Fathul Fauzi Nurdin. Dia maju lewat Partai Solidaritas Indonesia (PSI), juga melalui Dapil Sulsel 4. (ira-rif)

Exit mobile version