GOWA, BKM — Sepekan jelang tibanya bulan suci Ramadan, sejumlah komoditas bahan pokok, tak terkecuali bumbu dapur di Pasar Induk Minasa Maupa, Kabupaten Gowa mengalami kenaikan cukup signifikan. Bahkan, kenaikannya hingga 100 persen.
Kepala Pasar Induk Minasa Maupa, Zainuddin Langke, menyebutkan, ada sejumlah komoditas yang naik. Harganya melonjak, di antaranya bawang merah, bawang putih, dan kebutuhan dagig ayam broiler atau ayam potong.
”Selain dua komoditas tersebut, seperti ketersediaan sayur, cabai dan sebagainya dipastikan aman sampai memasuki bulan Ramadan. Hal ini berdasarkan pantauan di tingkat petani dan distributor. Tapi masalahnya, nanti jelang H-1 ayam dan bawang akan menurun stoknya, sehingga harga akan semakin naik,” kata Zainuddin, Sabtu (27/4).
Zainuddin mengatakan, harga ayam akan perlahan naik. Saat ini telah menembus angka Rp38 ribu per Kg. Biasanya harga ayam naik pada Ramadan tapi tidak tinggi. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Gowa melalui dinas perdagangan dan perindustrian melakukan peninjauan harga sembako jelang Ramadan di Pasar Induk Minasa Maupa, Kamis (24/4) lalu.
Kadis Perdagangan dan Perindustrian Gowa, Andi Sura Suaib, membenarkan jika harga tiga komoditas tersebut saat ini melonjak tinggi. ”Ada beberapa komoditas yang agak naik, yakni bawang putih dan bawang merah. Salah satu faktornya adalah ada kenaikan di tingkat agen. Mudah-mudahan tidak ada upaya dari pedagang untuk mengadakan kenaikan secara sepihak,” jelas Andi Sura.
Andi Sura mengatakan, pihaknya akan mengupayakan adanya solusi dari pihak distributor, sehingga kenaikan harga tersebut tidak memberatkan para pembeli. Mengingat kenaikan yang dapat ditoleransi Pemkab Gowa sampai pada skala 10 sampai 15 persen. (sar/mir)
Harga Kebutuhan Dapur Mulai Merangkak Naik
