MAKASSAR, BKM–Memasuki bulan Ramadan ini, Dinas Kesehatan Kota Makassar lebih awal mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam memilih jajanan menu buka puasa.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin menuturkan, berkaca dengan tahun sebelumnya, setiap memasuki bulan ramadan pihaknya kerap menemukan jajanan menu buka yang mengandung zat berbahaya.
“Banyak takjil yang dijual biasanya mengandung zat berbahaya seperti cincau dan sebagainya. Untuk itu masyarakat harus pintar melihat menu buka puasa,” ungkap Naisyah, Senin (29/4).
Naisyah menambahkan, masyarakat tidak boleh tergiur dengan warna jajanan menu buka puasa. Jangan sampai dari warna tersebut mengandung bahan berbahaya.
“Jangan sampai karena murah dan warnanya yang menarik masyarakat tergiur, pada hal jajanan menu buka puasa tersebut belum tentu aman di konsumsi,” ungkap Naisyah.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, sambung Naisyah, Dinas Kesehatan Kota Makassar bekerjasama dengan BPOM serta beberapa pihak terkait lainnya, akan melakukan pemantauan rutin takjil selama bulan Ramadan. Pihaknya akan mengambil sampel-sampel jajanan yang dijual bebas.
Tak hanya itu, kata Naisyah, masing-masing puskesmas di Kota Makassar ambil kewenangan untuk melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel pula.
“Kami berbagi kewenangan, biasanya puskesmas juga ambil sampel-sampel tapi periksa di Dinas Kesehatan Kota Makassar,” ujarnya.(nug/war/c)
Dinkes Imbau Hati-hati Beli Takjil
