Site icon Berita Kota Makassar

Disdag Jamin Stok Tepung dan Minyak Goreng Aman

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar menjamin tak akan ada kenaikan harga beberapa bahan pokok saat Ramadan bahkan Idul Fitri tiba. Seperti Beras, tepung terigu, dan minyak goreng.

Seperti yang diutarakan oleh Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Nielma Palamba saat ditemui di kantornya pada Senin (29/4).
Beberapa bahan pokok tersebut dijamin tak akan mengalami kenaikan harga karena dikendalikan langsung oleh pemerintah. Selain itu, pihak Disdag juga selalu berkoordinasi dengan Bulog terkait harga bahan pokok ini.
Hanya saja, Nielma membenarkan ada beberapa bahan pokok yang tidak dikendalikan pemerintah. Dan beberapa bahan pokok tersebut saat ini tengah mengalami kenaikan harga.
Beberapa bahan pokok sektor holtikultura saat ini tengah mengalami kenaikan harga. Seperti bawang putih, bawang merah, hingga ayam potong.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan beberapa bahan pokok ini mengalami kenaikan harga. Bawang putih contohnya, dikatakan Nielma bawang putih selama ini adalah hasil import, karena bawang putih dengan kualitas sama tak bisa tumbuh di Indonesia. Sementara importirnya hanya ada di Jawa Timur, tidak ada di Sulsel.
Sehingga bawang putih selalu dikirim dari Jawa Timur, di gudangnya pun saat ini juga terbatas. Olehnya Nielma menghimbau supaya di pasar harganya jangan terlalu mahal, supaya stoknya bisa ditambah.
“Kenapa mahal, karena kurang atau bisa saja barangnya masih dalam perjalanan. Yang harus dipastikan, ketersediaan dan distribusinya. Ketersediaannya tersedia atau tidak, distribusinya ada masalah atau tidak,” jelasnya.
Kalau distribusinya yang bermasalah, Nielma mengatakan pihaknya punya mobil inflasi. Ada 10 unit mobil untuk membantu para pelaku usaha dalam mendistribusi. Tapi saat ini yang dipastikan dulu oleh pihaknya apakah barangnya ada atau tidak hingga Ramadhan nanti.
Langkah lain yang dilakukan Disdag adalah dengan berkoordinasi dengan daerah lain yang mengalami surplus bahan pokok. Seperti misalnya Enrekang yang mengalami surplus bawang merah, olehnya pihak Disdag telah membeli bawang merah dari sana.
“Bawang merah sekarang sudah mulai turun, karena kita mengambil bawang merah dari Enrekang,” ucapnya.
Sementara untuk ayam potong, Nielma mengatakan, pihaknya baru akan melakukan Operasi Pasar pada 1 Mei mendatang. Operasi pasar ini dikarenakan pihaknya mendengar ada kenaikan harga pada ayam potong. Sehingga saat operasi pasar nanti, pihaknya bisa sekaligus mencarikan solusi mengenai harga ayam potong.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan mengatakan, hingga kini hanya bawang putih saja yang masih dicarikan solusi supaya lonjakan harganya stabil.
“Untuk menanggulangi kenaikan harga, kita siap mobil inflasi. Yang belum bisa kita atasi, bawang putih. Karena bawang putih kan import,” kata Danny singkat.(nug/b)

Exit mobile version