Site icon Berita Kota Makassar

PPP Pastikan Tiga Kursi Ketua DPRD

MAKASSAR, BKM — Dua partai politik di Sulsel menuai prestasi yang luar biasa di kontestasi pemilu legislatif (pileg) tahun ini. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta Partai Nasdem meraih keunggulan di sejumlah daerah, sehingga mampu meloloskan kadernya sebagai ketua DPRD kabupaten.
Untuk PPP dipastikan meloloskan kader untuk menjadi ketua di DPRD Bantaeng, Bulukumba, dan Luwu. Sementara di Gowa, partai berlambang kakbah ini masih menunggu perolehan kursi yang dimiliki Partai Gerindra. Di Gowa, PPP bersaing dengan Gerindra soal perolehan kursi. Disusul Partai Demokrat, Nasdem, dan Perindo. “Dalam sejarah pemilu legislatif, baru kali ini PPP mampu meloloskan minimal tiga kadernya sebagai ketua DPRD, yakni di Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, dan Luwu. Satu lagi kita masih menunggu dari Gowa,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sulsel HM Aras di Makassar, Rabu (1/5).
Menurut Aras, di Bantaeng PPP meraih 5 kursi. Sementara di Bulukumba dan Luwu masing-masing 6 kursi, serta di Gowa antara 7 hingga 8 kursi. Selanjutnya, Takalar 2 kursi, Sinjai 3 kursi, Bone 3 kursi, dan Soppeng 1 kursi.
Adapun di Wajo 3 kursi, Maros 2 kursi, Pangkep 2 kursi, dan Barru 1 kursi. Di Parepare, PPP meraih 2 kursi, Sidrap 4 kursi, Pinrang 4 kursi, Enrekang 2 kursi, Palopo 2 kursi, dan Lutra 2 kursi. “Untuk Makassar PPP meraih 5 kursi,” ujar Aras.
Di Bulukumba, Partai Nasdem unggul dengan raihan 30.409 suara. Kemudian Golkar 25.711, PPP 25.559, serta Gerindra 25.267. Berikutnya yakni PAN 21.952, PKB 21.466, dan Hanura 14.890. Adapun Demokrat 14.533, PKS 13.926, dan PDIP 12.825.
Meski Nasdem unggul suara, namun PPP unggul perolehan kursi yakni sebanyak enam. Dari hasil rekapitulasi yang ada, PPP mengunci 6 kursi. Disusul Nasdem dan Gerindra masing-masing 5 kursi. Golkar, PAN, dan PKB masing-masing 4 kursi. PKS dan PDIP masing-masing 3 kursi, serta Demokrat dan Hanura juga 2 kursi. Terakhir adalah Partai Berkarya dan Partai Bulan Bintang sama-sama meraih 1 kursi.
Di Kabupaten Sidrap, Nasdem berpeluang meraih 8 kursi, Golkar 5 kursi, Gerindra 4 kursi, PKS 4 kursi, PPP 4 kursi, Demokrat 4 kursi, PAN 2 kursi, PDIP 1 Kursi, Perindo 1 kursi, dan PKPI 1 kursi.
Di Kabupaten Barru, Nasdem juga unggul dari Golkar dan PKB. Meski perolehan kursi ketiga partai tersebut sama-sama 5 kursi, namun Nasdem lebih unggul dari perolehan suara.
Sementara di Kabupaten Maros, dominasi Partai Amanat Nasional (PAN) mulai menurun. Pada pileg kali ini, PAN kalah dari Partai Golkar yang berhasil mengunci 7 kursi. PAN sebelumnya mengontrol 10 kursi kini tinggal 6 kursi saja. Sehingga Golkar yang berhak duduk sebagai ketua DPRD Maros.
Ketua DPD II Golkar Maros Andi Patarai Amir membenarkan perolehan suara partainya sudah melampaui PAN yang dipimpin Hatta Rahman.
Hal berbeda diraih Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pada pileg 14 April 2014 silam, PKS mengunci dua ketua DPRD. Masing-masing di Kabupaten Bantaeng dan Pinrang. Namun kini, kedua daerah tersebut lepas dari PKS. Bantaeng dikuasai oleh PPP, sementara Pinrang dikuasai oleh Golkar, Demokat, dan Nasdem.
Kini PKS sudah mengunci ketua DPRD di Kabupaten Takalar. “Hampir dipastikan PKS mendudukkan 5 anggota dewan, sebelumnya hanya 4 orang kini bertambah 1 kursi. Meski demikian kami belum bisa sesumbar dengan capaian itu, karena kami masih tetap fokus mengawal rekap suara di tingkat kabupaten,”ujar Ketua DPD PKS Takalar Hairil Anwar, Rabu (1/5).
Di tempat lain, Partai Golkar yang juga tengah konsen mengawal perolehan suara, masih dapat bernapas lega berada di bawah PKS. Sehingga kursi pimpinan tetap dalam genggamannya.
“Golkar kehilangan 1 kursi. Sebelumnya 6 anggota dewannya, kini tersisa 5 orang. Sama dengan PKS. Tetapi ada selisih suara partai. Peluang mendapatkan kembali pucuk pimpinan dewan agak berat,” ujar Ketua Bapilu Golkar Takalar DR H Nawir Rahman.
Diketahui, calon anggota legeslatif PKS periode 2019-2024 yang dipastikan melenggang menuju parlemen Takalar, yakni Hairil Anwar, Nur Annisa Said, Muhammad Darwis Sijaya, Ahmad Jaiz, dan Melinda.
Sedangkan untuk Partai Golkar mendudukkan H Jabir Bonto, Suarni, Pahlawan Maulana, Eka Sahputra, dan H Muhtar Maluddin. (min-ady-ira/rus/c)

Exit mobile version