Site icon Berita Kota Makassar

Merintis Karir Sekaligus Hobby Mendaki

MAKASSAR, BKM– Merintis karir di ujung pelosok Indonesia memang tidak mudah, apalagi mengabdikan dirinya sebagai guru pengerak Daerah terpencil di Indonesia yang penuh perjuangan keras dan suka duka.
Anna Saturi atau kerap kali disapa Owe perempuan kelahiran Pinrang pada tanggal 8 Desember 1992 ini sudah mengabdikan dirinya mengajar di pelosok. Puncak Provinsi Papua yang merupakan wilayah gunung tertinggi di Papua merupakan lokasi pengabdiannya. Ia juga sering melakukan pendakian bersama teman-temannya di gunung tersebut.
Kerasnya perjuangan yang dilakukannya di daerah tersebut memang menguras energi, air mata, kehidupan dan menghadapi perbedaan budaya. “menjadi Guru itu bukan cita-cita saya, tapi takdir yang berliku telah mengantarkan saya ke sana. Sehingga saya harus menjalaninya sebaik yang saya bisa, sekalipun tak sedikit tantangannya,”ungkapnya saat dihubungi via telepon, Rabu (1/5).
Setelah lulus mahasiswi dari Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika UIN Alauddin, di tahun 2013 ia pun mendaftar dalam program Gugus tugas Papua melalui program yang dicanangkan Universitas Gajahmada (UGM), program yang dijalankan pemerintah bersama Universitas UGM untuk sarjana baru ini mengadaptasi program Indonesia Mengajar.
“Kalau dibilang berat sangat berat kebutuhan pokok disini sangat mahal, air bersih sangat kurang airmata iar yang jauh, mau belanja harus diota menggunakan pesawat yang sangat mahal, mengajar juga harus menempuh berkilo-kilo karena diatas pengunungang, belum lagi melawan cuaca yang tidak terduga,”jelasnya.
Anak ketiga dari lima bersaudara ternyata puas, dengan apa yang dirasakan sekarang. Secara Owe sangat menikmati mendaki gunung sebab semasa kuliah dirinya sangat mencintai alam dan kerab mendaki diberbagai gunung. (ita)

Exit mobile version