Site icon Berita Kota Makassar

Danny Titip Masalah Pendidikan ke PJ Wali Kota

MAKASSAR, BKM–Masa jabatan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto berakhir, Rabu (8/5) besok. Danny sapaannya pun meninggalkan beberapa Pekerjaan Rumah untuk Penjabat (Pj) yang akan menggantikan dirinya.
Danny menyebutkan salah satu pekerjaan besar untuk Penjabat (Pj) Wali kota Makassar mendatang adalah masalah pendidikan. Menurut Danny, permasalahan pendidikan selama dirinya menjalankan pemerintahan belum maksimal.
“Pendidikan itu masih benar-benar pekerjaan besar dan saya minta maaf, saya belum bisa benahi secara maksimal walaupun saya sudah melaunching 18 revolusi pendidikan,” ungkap Danny.
Adapun yang perlu ditingkatkan, sambung Danny adalah kualitas guru. Walaupun hal ini bukan ada di Kota Makassar saja tetapi tersebar di seluruh Indonesia, namun Makassar baginya juga harus seperti itu.
“Kualitas guru inilah yang menjadi kekhawatiran saya, tapi itu juga menjadi kekhawatiran seluruh Indonesia bukan hanya Makassar,” ujarnya.
Ia juga berharap kepada Pj Wali Kota Makassar mendatang agar melanjutkan yang telah raih di pemerintahannya. Hal ini karena pada masa jabatan Pj Wali kota Makassar nanti tidak ada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Tidak ada undang-undang yang mengamanatkan bahwa harus bikin RPJMD baru, yang ada lanjutkan apa yang ada, banyak sekali hal-hal keunggulan kita, buktinya kita mendapatkan penghargaan-penghargaan puncak,” jelasnya.
Danny melanjutkan, mempertahankan yang ada saja sudah luar biasa, tidak usah membuat hal yang baru. Kecuali memang ada kebutuhan, baru dikatakannya boleh dilakukan.(nug/war/c)

Exit mobile version