Site icon Berita Kota Makassar

Juni, Ambulan dan Damkar Tiba di Makassar

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi Sulsel menargetkan pengiriman 39 unit kendaraan ambulans dan pemadam kebakaran (damkar) asal Jepang paling lambat akhir Mei mendatang. Anggaran pengiriman disiapkan Rp1,3 miliar.
Kaepala Bagian Penataan dan Kerjasama, Biro Pemerintahan Sekprov Sulsel Eniwati mengatakan, 39 bakal didatangkan melalui kerjasama sister province antara Pemprov Sulsel dengan Perfekture Ehime, Jepang. Dengan rincian 28 unit damkar dan sebelas lainnya ambulans.
Eni sapaan Eniwati menerangkan, meski puluhan kendaran bekas tersebut diperoleh melalui hibah, namun Pemprov Sulsel tetap menyiapkan anggaran untuk biaya pengiriman. Jumlahnya tak sedikit, jika dirupiahkan mencapai sekira Rp1,3 miliar.
Besaran anggaran yang dibutuhkan untuk pengiriman itu terdiri dari biaya 20 kontainer senilai 9.534.205 Yen Jepang atau setara Rp1,2 miliar, ditambah biaya packaging list.
“Saat ini Pemprov Sulsel melakukan kerjasama dengan Ehime melalui sister province untuk penyerahan hibah damkar dan ambulans. Biayanya tergantung invoice yang dikirimkan dari Jepang. Tapi taksiran dari yang kami terima sekitar Rp1,3 miliar,” jelas Eni ditemui belum lama ini.
Pemprov Sulsel terus melakukan persiapan pengiriman, termasuk dengan melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Osaka, Jepang. Sehingga diharapkan pengiriman dimulai akhir Mei dan sudah tiba di Makassar Juni mendatang.
“Paling lambat Juni sudah ada. Akhir Mei sudah on the way dengan pelayaran langsung dari Jepang ke Makassar. Ini ada keterkaitan pengurusan ke Kementerian Luar Negeri untuk izin impor, dari kementerian ke kedutaan di Osaka,” jelasnya.
Sebelumnya, rencana impor kendaraan belas asal Jepang diutarakan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat memberi sambutan pada puncak peringatan HUT serentak Pemadam Kebakaran ke-100, Satuan Polisi PP ke-69, dan Satuan Linmas ke-57. Lalu pertengagan April, Nurdin kembali bertemu perwakilan Ehime untuk memastikan hibah 39 ambulans dan damkar.
Nurdin mengharap dengan kehadiran puluhan armada damkar dan ambulans, dapat membantu operasional pelayanan ke masyatakat di tiap daerah. Sehingga sebagian armada itu akan diserahkan ke kabupaten/kota untuk menujang pelayanan.
“Kita sudah bicarakan akan dilekukan pengiriman 39 ambulans dan damkar. Saya rasa itu tidak lama kok,” terang Nurdin. (rhm)

Exit mobile version