GUBERNUR Sulsel HM Nurdin Abdullah sudah mengumumkan ke media nama yang ditunjuk menjadi penjabat (pj) wali kota Makassar. Dari tiga nama yang diusulkan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menyetujui nama Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Sulsel Iqbal Suhaeb.
Kepada wartawan, Selasa (7/5), Nurdin mengatakan, Iqbal akan dilantik sebagai penjabat wali kota, Senin (13/5) pekan depan.
“Pj wali kota akan dilantik Senin. Kalau pekan ini agak sulit. Ada agenda Musrembang Nasional. Kita akan lantik di kantor wali kota Makassar,” ujarnya.
Nurdin mengemukakan, berdasarkan aturan, jabatan Iqbal Suhaeb sebagai penjabat wali kota hanya selama satu tahun. Jabatan itu bisa diperpanjang, tergantung keputusan gubernur.
Kalau Iqbal dinilai bisa mengemban amanah dengan baik sebagai penjabat, maka namanya kembali bisa diusulkan. Namun bila kinerja tidak memuaskan, apalagi bikin gaduh selama menjabat, kemungkinan akan diganti.
Nama yang diusulkan pun tidak keluar dari tiga nama yang telah bersaing untuk jabatan tersebut. Artinya, baik Sulkaf maupun Denny masih berpeluang untuk menduduki posisi sebagai penjabat wali kota Makasssar.
“Ini kan penjabat maksimal hanya satu tahun. Aturannya bisa diperpanjang, tergantung gubernur. Usulkan ke Kemendagri.
Jadi dalam dua bulan kita evaluasi terus. Kalau terjadi kegaduhan, pasti kita akan usulkan lagi yang baru, yang bagus, tidak keluar dari tiga nama yang sudah diusulkan. Tapi kalau baik, kenapa tidak dilanjutkan. Barang yang baik harus dilanjutkan,” jelas Nurdin.
Dia menambahkan, dirinya akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja Iqbal sebagai penjabat wali kota Makassar. “Sulkaf dan Denny tetap punya peluang,” tegasnya.
Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu menambahkan, saat Iqbal ditunjuk sebagai penjabat wali kota Makassar, jabatannya sebagai kepala Balitbangda akan digantikan oleh Denny Irawan.
“Pak Sulkaf, dia kan sudah kepala dinas. Pak Denny sekarang Staf Ahli. Dia akan menggantikan Pak Iqbal supaya dia tidak harus ngurusin Litbang. Konsentrasi urusan Kota Makassar,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Hasan Basri Ambarala menjelaskan, untuk persiapan pelantikan, secara administratif sudah dilakukan. Namun dia mengaku hingga saat ini SK belum di tangan.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Pemkot Sulsel untuk mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan pelantikan.
“Kita akan melakukan rapat persiapan dalam pekan ini. Pelantikan rencananya dilakukan di kantor wali kota Makassar,” jelas Ambarala. (rhm/rus)
NA: Penjabat Wali Kota Dievaluasi Dua Bulan
