TAKALAR, BKM — Bupati Takalar H Syamsari Kitta memberikan warning kepada seluruh organiasi perangkat daerah (OPD) terkait perlunya kepedulian pada fakir miskin. Seluruh elemen pemerintah untuk bekerja keras membuat langkah-langkah penanggulangan kemiskinan mulai dari pembenahan data yang harus akurat dan diperbaharui setiap tahun.
Bupati Takalar melalui Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Takalar, H Arsyad Taba, mengatakan, dalam rangka mengentaskan kemiskinan di daerah ini, pihaknya telah membentuk tim terpadu dikoordinir langsung dinas sosial Takalar untuk melakukan pendataan bagi masyarakat miskin yang ada di wilayah Takalar.
”Pembentukan tim terpadu penanggulangan kemiskinan diawali dengan melakukan pendataan bagi masyarakat miskin yang akan bekerja langsung ke desa-desa,” ungkap H Arsyad, Selasa (7/5).
Sekkab H Arsyad juga menganggap, pembentukan tim terpadu sangat urgent dilakukan. Olehnya itu, data kemiskinan yang lama harus diperbaharui sehingga diharapkan kedepannya saat penyaluran bantuan kepada masyarakat miskin bisa tepat sasaran.
Setelah menuntaskan pendataan kemiskinan ke depannya, Pemkab Takalar akan membuat aplikasi data kemiskinan agar nantinya bisa diakses di handphone ditargetkan tahun depan 2020,” ucap Sekkab Takalar.
Sebelumnya, Bupati Takalar, H Syamsari Kitta mengancam akan mencopot para camat dan jajaran dinas sosial, manakala mereka tidak becus melakukan perbaikan data warga miskin di sembilan kecamatan. Hal itu ditegaskan, agar agenda pengentasan kemiskinan berjalan sesuai harapan. (ira/mir/c)