MAKASSAR, BKM– Siapa bilang ketika berpuasa, tidak bisa menjalankan olahraga. Hal itu ditepis oleh Sarah Emylita. Perempuan berumur 25 tahun ini seharinya beraktifitas sebagai karyawan di perusahaan swasta. Meski kerja yang pasat, ia juga selalu menyempatkan jelang berbuka melakukan aktivitas berolahraga.
Ini dilakukannya demi menjaga badan selalu bugar saat puasa. Mengapa tidak, olahraga menurut Sarah adalah kebiasaanya sejak dulu, hanya saja ketika puasa ini, Sarah memilih jenis olahraga ringan, seperti yoga dan pilates yang ia lakukan dua kali seminggu.
“Walaupun kita berpuasa, olahrga juga harus tetap jalan, mau puasa atau setelah puasa kita tetap harus olahraga. Supaya badan juga tetap sehat, kalau saya lebih memilih waktu jelang berbuka untuk olahraga,” ungkapnya, Rabu (8/5).
Lanjutnya bahwa olahraga yang dilakukannya di saat ramadan juga diimbangi dengan komsumsi makanan buahan-buahan yang cukup dan komsumsi air yang cukup. Agar saat menjalankan puasa kondisi tubuh tidak lemas dan tetap bisa beraktivitas seperti biasa.
“Biasanya kalau sudah siang apalagi jelang buka itu, badan sudah tidak sanggup, lemes. Karena konsumsi makanan salah atau tidak cukup untuk mengimbangi kebutuhan badannya. Nah aktivitas ringan semacam ini berdampak besar bagi stamina tubuh,” bebernya.
Sarah juga sehari-harik ketika berbuka mengaku cukup mengonsumi 3 biji kurma saat buka dan 7 biji kurma saat sahur. Selain rasanya manis, menurutnya kurma juga tidak menyebabkan mag dan kanker. Untuk asupan mineral, ia juga rutin membuat infuse water yang bisa diminum kapan pun. (ita)
Puasa Harus Tetap Olahraga
