KEPALA Tata Usaha Unit Pelayanan Terpadu (UPTD) TPA Tamangapa Antang, A.Syawaluddin menyebutkan sampah yang masuk di TPA Antang selama ramadan mengalami peningkatan 5 ton per hari.
Syawaluddin mengakui, adapun sampah yang mendominasi yakni sampah organik, seperti kulit kelapa dan beberapa sampah lainnya seperti kulit buah.
“Kulit kelapa ini memang sampah paling mendominasi di TPA selama ramadan, kelapa ini kan paling diminati oleh masyarakat untuk buka puasa,” kata Syawaluddin.
Sampah yang masuk di TPA Tamangapa Antang di luar bulan Ramadan adalah sekitar 5 sampai 8 ton perhari, sedangkan selama ramadan sampah yang masuk ke TPA mengalami peningkatan 5 ton perhari.
“Sebelumnya itu hanya 5-8 ton, sedangkan selama ramadan sedikit mengalami peningkatan yakni 5 ton perhari,” ungkapnya.
Ia juga memprediksi peningkatan sampah pada perayaan Hari Idul Fitri yang masuk di TPA mencapai 1.200 ton perhari.
“Karena TPA Tamangapa luasnya itu 16 hektar karena saat ini sudah penuh akhirnya sampah yang masuk setiap hari harus ditumpuk ke atas,” ujarnya.
Adapun timbulan sampah yang terangkut di Kota Makassar 2018 dalam sehari mencapai 6.485,65 (M2/Hari) dengan rincian sebagai berikut, sampah pemukiman
berupa timbulan dan terangkut (M2/Hari) sebanyak 4.086,42 atau 63,01 persen. Fasilitas Kota berupa Sampah Pasar, timbulan dan terangkut (M2/Hari) sebanyak 203,05 atau 3,13 persen.
Sampah Publik berupa timbulan dan terangkut (M2/Hari) sebanyak 71.09 atau 1,10 persen. Sampah Kawasan Industri berupa timbulan dan terangkut (M2/Hari) sebanyak 52.05 atau 0,80 persen.
Adapun timbulan dan terangkut (M2/Hari) sebanyak 656,38 atau 10,12 persen. Olehnya itu, sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa dalam sehari berkisar 800 hingga 900 ton.(nug/war/c)
Sampah Alami Kenaikan 5 Ton Per Hari
