Site icon Berita Kota Makassar

Mahasiswa FKG Unhas Ikut Seleksi Pimnas 2019, Ada Tim Buat Prototipe Kaca Mulut

MAKASSAR, BK  — Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) kembali membuka tahap seleksi. Tahun ini rencananya Pimnas akan diselenggarakan di Universitas Udayana, Bali.

Dalam Pimnas nanti, sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas akan ikut sebagai peserta.

“Totalnya ada 8 tim dari FKG yang mengikuti seleksi Pimnas 2019,” ungkap Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKG Unhas Dr. drg. Eddy H Habar., Sp.Ort(K).

Adapun 8 tim ini terdiri beberapa bidang. Untuk bidang PKM – Karsa Cipta diikuti lima mahasiswa yakni Andi Ainul Qalbi Mutmainnah Ishak (Judul : DUBSMASH: Dispenser Kumur Sodium Bikarbonat Pencegah Karies sebagai Upaya Penanganan Morning Sickness Ibu Hamil-pendamping
drg. Nursyamsi, M.Kes), Andi Muhammad Rizal Lazuardi (Judul: Three In One Dental Mirror: Inovasi Alat Oral Diagnostic Dalam Kedokteran Gigi-pendamping Dr. drg. Irene E. Rieuwpassa, M.Si), Nurul Auliya (Judul: SMART HANDPIECE: pengendalian instrumen putar kedokteran gigi melalui sistem kendali suara-pendamping drg. adam Malik Hamudeng, M.MedEd), Yuri (Judul: SINOABSER: Salivary immunoglobulin A biosensor) Metode Non-invasif deteksi dini Oral Squamous Cell Carcinoma-pendamping Dr. drg. Irene E. Riuwpassa, M.Si) dan Nurul Mutmainnah : (Judul : E-Dento Si Smart Elektromiografi Deteksi Dini Temporomandibular Disorder Berbasis Smartphone Android-pndamping: Prof. Dr. drg. Muh. Harun Achmad, M.Kes., Sp.KGA(K)).

Di bidang PKM atau Pengabdian Kepada Masyarakat diikuti Akbar (Judul: SENDANA: senyum sehat dalam tiga dimensi: program peningkatan kesadaran kesehatan gigi dan mulut di SDN No 19 Limboro, Kabupaten Majene dengan pendamping: Dr. drg. Asmawati Amin, M.Kes.

Sementara itu bidang PKM atau Penelitian Eksakta diikuti Aafiah Ifada (Judul : AGEN IMOUT (ANTICARIOGENIC AND INFLAMMATORY TOOTHPASTE FOR DAILY MOUTH CARE): PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JERUK NIPIS SEBAGAI BAHAN AKTIF ANTIKARIES DAN ANTIINFLAMASI PASTA GIGI UNTUK PENDERITA DIABETES) dengan pendamping : Prof. Dr. drg. Muh. Harun Achmad, M.Kes., Sp.KGA(K), Shafira Nurul Khaera (Judul: EFAST: “Edible Film as Supportive Treatment” Inovasi Pemanfaatan Limbah Ekstrak Kulit Buah Semangka (Citrulus lanatus L.) Sebagai bahan baku Permen Strip Pencegah Transformasi Maligna pada Oral Leukoplakia dengan pendamping: drg. Acing Habibie Mude, Ph.D.

Salah satu tim yang mengikuti seleksi Pimnas tahun 2019 yakni Andi Muhammad Rizal Lazuardi Fakultas Kedokteran Gigi sebagai ketua tim, Ansyari Muis Fakultas Kedokteran Gigi sebagai anggota dan Harun H. Lala Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin sebagai anggota di bawah bimbingan Dr. drg. Irene E. Rieuwpassa, M.Si, berkolaborasi untuk membuat prototype kaca mulut multifungsi dalam bidang kedokteran gigi.

“Melalui dana hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), ketiga mahasiswa tersebut akan menciptakan sebuah kaca mulut yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja dari dokter gigi. Berangkat dari judul “Three In One Dental Mirrror: Inovasi Alat Oral Diagnostic Dalam Bidang Kedokteran Gigi”, ungkap ketua TIM Andi Muhammad Rizal Lazuardi .

“Ide awal pembuatan kaca mulut ini berawal dari pengalaman kami dalam menggunakan kaca mulut konvensional pada saat melakukan clinical skill lab di Laboratorium Konservasi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin, dimana kaca mulut yang digunakan sangat sulit untuk dibersihkan ketika permukaan kaca terkena air maupun debris terlebih ketika kita telah menggunakan handscoon sehingga sangat menyulitkan mahasiswa,” jelas Rizal.

“Kaca mulut yang dibuat pada program ini merupakan kombinasi dari tiga alat kedokteran gigi yang disatukan sehigga dapat meningkatkan efisiensi kerja dan dapat memudahkan dokter gigi maupun mahasiswa dalam melakukan praktek kerja. Kaca mulut ini dilengkapi dengan komponen penyemprot udara maupun air yang dapat memudahkan operator dalam membersihkan permukaan kaca serta komponen lampu yang dapat memudahkan operator dalam menilai kondisi rongga mulut pasien,” papar Rizal lagi.

“Melalui kompetisi ini kami berharap kaca mulut ini dapat menyelesaikan masalah yang kerap dihadapi oleh mahasiswa maupun dokter gigi sehingga inovasi ini dapat dikomersialkan pada beberapa fakultas kedokteran gigi di Indonesia maupun pada klinik dokter gigi,” jelas anggota tim Ansyari Muis.

“Kami sadar bahwa kaca mulut ini masih memiliki kekurangan dalam pembuatannya sehingga kami berharap di beberapa program lanjutan kami dapat menyempurnakan alat ini dan memproduksi alat ini untuk kepentingan mahasiswa kedokteran gigi maupun dokter gigi di Indonesia,” tambah Ansyari.

Secara terpisah Dekan FKG Unhas drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K) brrharap apa yang akan dibuat dan dilombakan di seleksi PIMNAS nantinya akan memperoleh hasil yang maksimal. (rls)

Exit mobile version