SIDRAP, BKM — Museum Daerah Nene Mallomo (Nemal) Sidrap yang terletak disebelah timur Stadion Ganggawa, ramai di kunjungi warga.
Masyarakat baik dari kalangan siswa maupun mahasiswa. Bahkan sejumlah warga menjadikan tempat ngabuburit sebelum buka puasa.
Kabid Kebudayaan Disdikbud Sidrap, Hj Nurlinah mengatakan, memang di museum itu banyak peninggalan bersejarah yang disimpan.
Apalagi, kini Museum itu selalu dibenahi. Tentu untuk menarik para pengunjung untuk melihat situs-situs atau benda bersejarah di dalamnya
Menurutnya, museum ini mempunyai sembilan kategori koleksi benda bersejarah seperti Etnografika (Kesukuan), Geologika (Batuan Alam), Arkeologika (Batuan Fosil).
Ada pula koleksi Biologika,Filologika (Buku dan naskah kuno),Tekhnologika, Historika (Sejarah),Numismatika (Mata Uang kuno), Filatelly, Keramikologika (keramik).
“Kurang lebih ada 1.020 buah dari semua koleksi itu yang dipajang di dalam Museum tersebut,” katanya.
Perencanaan didirikannya sebuah Museum Daerah Kabupaten Sidrap sebenarnya diusulkan oleh Lembaga Adat Kabupaten Sidenreng Rappang yang diketuai oleh Drs H Andi Muh. Saleh dan Bupati Sidenreng Rappang ke 7 yaitu Alm Andi Ranggong sejak tahun 2007.
Pihak dari MGMP Bahasa Dareah pimpinan Drs Sukardi Majah, M.Si juga sebelumnya mengusulkan keberadaan sebuah Museum di daerah ini untuk kelengkapan sebuah sarana penunjang kebudayaan.
Proses pendirian Museum Daerah yakni Tahun 2012 diadakan pameran benda pusaka di Ruang Pola Kantor Bupati Sidrap oleh KEBUN SEHAT (Kelompok Pemerhati Pendidikan, Budaya, Lingkungan dan Kesehatan) pimpinan Rahmat Ahmad, SPd. (ady/C)