Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Pimpinan Menerima, Dua Menolak

TIDAK hanya anggota DPRD Sulsel yang terbelah dua soal dukungan dan penolakan hak angket. Pimpinan dewan juga tidak satu kata.
Hingga saat ini, terdapat dua pimpinan dewan yang mendukung hak angket. Yakni Ketua DPRD Sulsel HM Roem yang juga legislator Partai Golkar. Wakil Ketua DPRD Ni’matullah Erbe sekaligus legislator Partai Demokrat. Serta Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif, yang tak lain adalah wakil rakyat dari Partai Nasdem.
Adapun dua wakil ketua DPRD Sulsel yang dikabarkan menolak hak angket, yakni Ashabul Kahfi dari PAN. Serta Yusran Sofyan, legislator Partai Gerindra.
Yusran Sofyan mengemukakan akan mempertimbangkan opsi lain dibanding hak angket. “Saya tidak pernah mengatakan bahwa hak angket itu tidak penting. Tapi mempertimbangkan opsi lain juga penting,” ujar Yusran memberi alasan.
Yusran mengemukakan bila masalah tersebut perlu koordinasi yang baik. “Katakanlah ada masukan misalnya hak interpelasi dari satu atau dua fraksi di DPRD. Dan menurut pandangan saya, DPRD belum pernah mendengar keterangan secara resmi dari gubernur terkait masalah yang akan diangketkan. Tapi kita tunggu dinamika di internal sebelum paripurna interen DPRD terkait hal tersebut,” ucap Yusran.
Sebelumnya, Ashabul Kahfi menilai jika apa yang dilakukan gubernur merupakan hal yang biasa. Termasuk di antaranya menggeser para pejabatnya.
“Pengangkatan dan pemberhentian pejabat di lingkup Pemprov Sulsel itu merupakan kewenangan gubernur,” ujar Ashabul Kahfi. (rif)

Exit mobile version