Site icon Berita Kota Makassar

Dewan Minta Tindak Tegas Pemilik Kendaraan Nakal

MAKASSAR, BKM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar bertindak tegas terhadap pemilik kendaraan parkir di badan jalan. Apalagi tingkat kesadaran masyarakat di kota ini masih buruk untuk tertib.
Anggota Komisi A Bidang Hukum Pemerintah DPRD Kota Makassar Irwan Djafar mengatakan, Dinas Perhubungan Kota Makassar harus berinisiatif membangun komunikasi dan kordinasi kepada instansi terkait di dalam selesaikan persoalan parkir badan jalan. Jika perlu mengajak polisi bekerjasama.
“Harusnya Dishub Kota Makassar menggandeng polisi tuk menindak tegas pemilik kendaraan yang parkir di badan jalan. Kesadaran masyarakat pemilik kendaraan ini kan masih kurang. Kalau petugas dishub ada, mereka tertib, dan kalau petugas sudah pindah, mereka lalu parkir lagi. Jadi harus memang ditindak tegas,” kata Irwan Djafar, Rabu (19/06).
Senada dengan itu, Ketua Komisi B Bidang Keuangan dan Ekonomi DPRD Kota Makassar, HM Yunus juga menyebut, masyarakat kota sebagian besarnya masih belum patuh dan tertib baik berkendara maupun memarkir kendaraan nya. Selain itu, tingginya volume kendaraan di Makassar menjadi penyabab semrautnya perparkiran di kota ini.
“Tidak bisa dipungkuri volume kendaraan setiap harinya di Makassar bertambah. Paling tidak bertambah motor atau mobil baru keluar setiap hari ada belasan unit. Ini kita pikir sama-sama di mana semua kendaraan akan ditampung dengan jumlah seperti. Jadi memang perlu ada solusi dilahirkan pemerintah,” ucapnya.
Penting bagi Yunus, Dishub Kota Makassar bergerak dan bertindak menyelesaikan persoalan kesemrawutan jalan disebabkan parkiran kendaraan. Perlu semua pihak baik Satpol PP Makassar serta kepolisian mengawal masalah yang ada.
“Ini sudah bertahun-tahun, sudah lama masalah ini. Dan tidak boleh dibiarkan. Satpol PP Kota Makassar dan polisi harus terlibat bantu mengawal Dishub Kota Makassar menyelesaikan masalah ini. Jangan ada pi petugas baru kendaraan tertib. Cobalah melihat sistem yang ada di negara Singapura. Kota kecil yang tertib karena pihak penegaknya benar-benar tegas bertindak,” tegasnya. (arf)

Exit mobile version