MAKASSAR, BKM– Dari data yang dihimpun Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) kota Makassar tingkat penggunaan alat kontrasepsi KB bagi kaum pria hanya berkisar 3 persen.
Dengan kata lain penggunaan alat kontrasepsi di Kota Makassar tersebut hanya didominasi oleh kaum perempuan.
Olehnya itu, Kepala Dinas PPKB Kota Makassar, Zulkifli Nanda menyarankan kepada masyarakat, khususnya kaum pria di kota Makassar untuk ikut ber-KB.
“Pria juga dapat turut berpartisipasi menekan laju pertumbuhan penduduk dengan cara ber-KB, bukan hanya ibu ibu saja.” kata Zulkifli.
Mantan Camat Ujung pandang itu menjelaskan, metode KB khusus bagi pria ada dua macam yakni menggunakan alat kontrasepsi khusus pria (Kondom) dan Vasektomi atau operasi kecil (bedah minor) yang dilakukan untuk mencegah transportasi sperma pada testis dan penis.
Metode Vasektomi tersebut, kata Zulkifli merupakan prosedur yang sangat efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan karena bersifat permanen.
Sehingga Dinas PPKB Makassar menargetkan, dalam setahun masyarakat ber-KB bisa mencapai 69 hingga 70 persen (data april sudah mencapai 69.09 persen). Artinya bisa diibaratkan, diantara 10 orang idealnya ada 7 orang yang ikut berKB.
“Kita juga menargetkan kaum pria yang ikut KB meningkat, kalau bisa tembus 5persen di tahun ini. Saya mengajak masyarakat utamanya kaum pria pasangan usia subur, mari kita ber KB karena yang kita ketahui bukan hanya ibu ibu yang bisa KB. Laki-laki juga bisa, dengan mendatangi pusat layanan kami di Puskesmas atau lorong KB,” ucap Zulkifli.
Lebih jauh Zulkifli menjamin, metode KB pria tersebut aman dilakukan. Justru baginya, KB bagi pria malah bisa menambah vitalitas pria bagi hubungan suami istri.
” Mudah mudahan dengan laki-laki ikut ber KB menandakan bahwa persoalan kehamilan tidak lagi dibebankan kepada kaum wanita,” tutupnya.(nug/waw/c)
Kaum Pria Hanya 3 Persen Gunakan KB
