MAKASSAR, BKM–Tim terpadu Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) Kota Makassar telah memverifikasi sejumlah lahan milik Pemerintah Kota Makassar yang telah dialihfungsikan.
Salah satunya yang berada di Jalan Faisal Kecamatan Rappocini.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim), Suhartini menegaskan jika lahan tersebut merupakan aset Pemkot Makassar.
“Lahan yang sekarang sebagain sudah dibanguni ruko di Jalan Faisal itu adalah asetnya Pemkot. Itu masalahnya sekarang. Dan lucunya setengah dari Ruko itu mau dijual,” terang Suhartini.
Menurut Suhartini, Jalan yang berhadapan dengan RS Faisal itu sebenernya sepanjang Jalan tersebut hingga ke ujung jalan Pettarani.
“Harusnya kita (Pemkot) punya dari depan RS itu lurus sampai ujung (Jalan Petta Rani) yang ada papan nama bertuliskan RS Faisal, tetapi jalannya diambil sepotong sama itu ruko,” sebutnya.
Suhartini menambahkan, nasib aset fasum fasos milik pemkot berada ditangan Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasalnya seluruh fasum fasos tersebut telah diproses dan ditangani oleh Kejaksaan dan KPK.
Sementara, Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Utilitas Disperkim Kota Makassar, Andi Gari Baldi mengaku pihaknya telah mendapatkan dua dari ratusan lebih Fasum Fasos yang telah dikuasai pihak lain.
“Jadi kemarin ada dua sudah kita dapatkan dan ada Empat lagi sudah kita verifikasi lapangan, kita targetkan yang akan kita ambil tidak sampai bulan Juli ini. Kemudian ada 2 perumahan dan 1 Perusahaan. Jadi totalnya itu ada 7,” ucap Baldi.
Adapun lokasi keberadaan fasum fasos milik pemkot yang menjadi target dikembalikan terbagi dibeberapa wilayan Kecamatan seperti di Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Tamalate dan Kecamatan Manggala serta beberpa kecematan lain.
Sementara untuk yang berada di Jalan Faisal pihaknya tidak terlalu mencampuri lebih dalam karena tengah ditangani oleh Kejari dan KPK.
“Ada beberapa kita sudah verifikasi lapangan tahun ini, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita bisa ambil. Yang jelas target kita itu seperti Perumahan Gerhana Alauddin, Perumahan Mangasa Kecamata Tamalate dan beberapa perumahan milik pengembang,” tutupnya.
Ratusan Fasum-Fasos Dikuasai Pihak Lain
