LUWU, BKM — Bupati Luwu, H Basmin Mattayang menegaskan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tingkat Kabupaten Luwu tahun 2019-2024 harus berpihak kepada rakyat.
Musrenbang digelar Badan Perencanaan Pembangunan dan Litbang Daerah (Bappelitbagda) Kabupaten Luwu di Aula Pertemuan Kantor Bappeda, Senin (24/6). Menurut Basmin salah satu tujuan Musrenbang adalah mewujudkan visi dan misi pemerintah lima tahun ke depan yang pro rakyat.
”Hal yang penting dipikirkan bersama adalah tersusun rencana kerja yang terstruktur, akuntabel, profesional dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Dalam menyusun rencana kerja yang akuntabel, tranparan serta bisa dipertanggung jawabkan bukan hanya secara administrasi tapi secara batiniah. Sesuai arahan pak Presiden setiap pelaksanaan pembangunan dengan menggunakan uang negara, selalu menekankan keberpihakan uang negara yakni rakyat.
Sebagai pemegang mandat rakyat, dalam melaksanakan tugas pembangunan harus mengedepankan amanah rakyat sesuai undang-undang.
”Kita dibawah pengawasan, bukan hanya diawasi OPD, Kejaksaan, Kepolisian, DPRD tapi yang tidak kalah pentingnya kita diawasi oleh Allah SWT,” jelasnya. Kepala Bappelitbangda Luwu, Muh Rudi memaparkan tujuan pelaksanaan musrenbang sebagai media konsultasi publik segenap stakeholder untuk memperoleh masukan yang bersifat strategis dan kostruktif.
“Dalam rangka penyempurnaan penyusunan rancangan RPJMD Kab. Luwu tahun 2019-2024 yang memuat arah kebijakan pembangunan untuk lima lima tahun ke depan,” ujar Rudi
Pembukaan Musrenbang ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Luwu dan hadiri jajaran Pemkab Luwu,
dan unsur Forkopimda. (wan/C)
