TAKALAR, BKM — Untuk mencegah terjadinya karies gigi pada anak sekolah, dinas kesehatan Kabupaten Takalar menyelenggarakan advokasi percepatan bebas karies anak sekolah. Kegiatan tersebut dibuka secara langsung Kadis Kesehatan Kabupaten Takalar, Hj Nilal Fauziah, di gedung PKK daerah setempat, Senin (24/6)
Kadis kesehatan, Hj Nilal Fauziah, saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, advokasi ini merupakan salah satu program upaya pengembangan yang ada di Dinkes Kabupaten Takalar. Terutama untuk anak-anak sekolah dalam program pembinaan upaya kesehatan gigi sekolah (UKGS).
Hasil penjaringan siswa SD/setingkat (Madrasah Ibtidaiyah) tahun 2018 terdapat 5.570 anak yang dijaring. Dari jumlah itu, yang perlu mendapatkan perawatan gigi sebesar 4.921 anak atau sekitar 88,35 persen. Mereka ada yang mengalami kelainan atau masalah pada gigi dan mulut.
Hal ini menunjukkan, masalah kesehatan gigi adalah masalah kesehatan yang seharusnya menjadi perhatian kita dan harus segera ditangani. Terutama pada anak-anak usia sekolah yang merupakan generasi penerus bangsa Indonesia.
Upaya yang dilakukan dalam mengurangi karies gigi pada anak, yaitu melakukan kampanye dengan melakukan sikat gigi massal di sekolah dengan bimbingan guru dan menggunakan. Pasta gigi yang digunakan mengandung flouride. Juga, dibe0rikan pengetahuan pada anak akan pentingnya merawat gigi dan mulut serta hidup sehat.
Ketua pelaksana, Hj Nirwana Nasrullah, melaporkan, tujuan pembangunan kesehatan adalah terciptanya masyarakat Indonesia yang hidup dan berperilaku dalam lingkungan yang sehat dan mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu.
Dilaporkan pula, kegiatan ini berlangsung sehari dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang terdiri dari camat, kepala sekolah, kepala Puskesmas, dan kepala desa. Adapun pemateri yaitu Kadis Kesehatan Takalar, Hj Nilal Fauziah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Nur Wahyuni, dan Kepala Seksi Rujukan dan Tradisional, Sabar B.
Sedangkan materi yang dibawakan masing-masing pemateri adalah Kebijakan usaha kesehatan gigi sekolah, upaya promotif dan preventif, kuratif dan upaya kesehatan gigi bagi anak sekolah.
Hadir dalam kegiatan tersebut, kepala bidang pelayanan kesehatan, kepala seksi rujukan tradisional, para camat, kepala desa, kepala sekolah, dan kepala Puskesmas se-Kabupaten Takalar. (ira/mir/c)
Dinkes Takalar Advokasi Cegah Karies Gigi Pada Anak
