Site icon Berita Kota Makassar

Gaji 13 tak Kunjung Cair

MAKASSAR, BKM — Gaji 13 untuk ASN lingkup Pemprov Sulsel sedianya dicairkan bersamaan dengan pembayaran gaji bulan Juli, ternyata belum juga terwujud, Senin (1/7) kemarin. Seharusnya gaji tersebut sudah masuk ke rekening masing-masing ASN.

Terkendalanya pencairan gaji 13 di sejumlah organisasi perangkat daerah, karena OPD terkait belum mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pemprov Sulsel.
Andi Arwien Azis, Kepala BPKD Sulsel menjelaskan, jauh hari, seluruh OPD sudah diinformasikan untuk mempersiapkan SPM agar pembayarannya bisa bersamaan dengan pembayaran gaji Juli.
“Kita berharap sebenarnya seluruh OPD sudah mengajukan SPM sebelum Juli. Namun sampai saat ini, mungkin ada beberapa OPD yang masih mengajukan. Kita berharap dalam minggu ini sudah masuk seluruh SPM OPD agar segera dicairkan,” kata Arwien.
Hingga saat ini, kata mantan Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Setda Provinsi Sulsel itu, baru sekitar 50 persen OPD yang bisa dicairkan gaji ke-13nya.
“Kami sebenarnya sudah siap membayarkan. Tapi kita mengacu pada SPM OPD. Kalau belum diajukan, bagaimana mau dibayarkan,” ungkap Arwien.
Berdasarkan juknis pembayaran gaji ke-13 berdasarkan besaran gaji bulan Juni. Berarti total anggaran untuk membayar gaji ke-13 tersebut menjadi total Rp116.996.000.000 dengan total PNS Pemprov 24.645
Dia menyebutkan dari awal Petunjuk Teknis (Juknis) pemberian gaji ke-13 untuk PNS peruntukannya dalam menghadapi tahun ajaran baru.
Khusus untuk gaji bulan Juli, besarannya sudah termasuk kenaikan gaji pokok 5 persen. Pemprov Sulsel sendiri telah membayarkan kenaikan gaji pokok dan rapelannya dari Januari hingga Mei pada akhir Mei kemarin.
Pembayaran gaji ke-13 PNS akan meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.
Sementara itu, salah seorang ASN lingkup Setda Provinsi Sulsel yang enggan disebut namanya, mengaku belum menerima gaji 13.
“Saya sudah cek ke rekening, baru gaji bulan Juli yang masuk. Paccei,” tutur wanita berjilbab tersebut.
Dia mengatakan, seharusnya OPD tempatnya mengabdi bisa lebih cepat menyusun SPM agar BPKD segara mencairkan gaji 13 tersebut.
Dia mengaku sangat membutuhkannya karena ada salah seorang anaknya yang akan masuk SMP tahun ajaran baru.
“Kita mau gunakan untuk keperluan anak sekolah,” pungkasnya. (rhm)

Exit mobile version