Site icon Berita Kota Makassar

Pj Wali Kota Warning Pengusaha Ekspedisi

MAKASSAR, BKM–Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb memberi waktu selama tiga bulan kepada seluruh pengusaha ekspedisi di tengah kota untuk pindah.
Adapun tempat yang telah disediakan bagi pengusaha ekspedisi sesuai Peraturan Daerah (Perda) dikatakan Iqbal pada dua tempat yakni Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Tamalanrea.
“Gudang Ekspedisi dalam pemindahannya harus secara bertahap,” ungkap Iqbal.
Terkait harga tempat ekspedisi nantinya, Iqbal menegaskan Pemerintah Kota Makassar tidak ingin campur tangan. Hal tersebut sudah menjadi urusan antara Pengusaha Ekspedisi dengan Developer.
“Itu urusan business to business. kita nda urusi itu, dan saya belum pernah dengar ada ekspedisi persoalankan soal harga. Belum pernah kita dengar ada seperti ini,” ujar Iqbal.
Sementara Pembina Himpunan Pengusaha Ekspedisi (Hipeksi), Abdullah mengatakan perihal tersebut sudah lama direspon oleh para pengusaha Ekspedisi.
Namun yang menjadi permasalahan kata Abdullah pemindahan kali ini tempat yang ditujukkan beda dengan sebelumnya yakni di Wilayah Kapasa dekat dari Kawasan Industri Makassar (Kima).
“Tempat di Kapasa bahkan kita sudah booking, seharusnya tempat ini menjadi solusi dari Pemkot karena letaknya strategis,” ungkap Abdullah.
Jika memang Pemkot menetapkan tempat gudang ekspedisi di Kawasan Gudang Pattene 88, menurut Abdullah para pengusaha ekspedisi berpikir lantaran tempat tersebut zonasinya terlalu jauh.
“Kalau alasannya terkait kemacetan, saya kira bukan, contoh di Jalan Pettarani dan Jalan Urip Sumoharjo pusat kemacetan pada hal tidak ada ekspedisi, dan ketika Kawasan Gudang Pattene 88 kita ditempatkan secara otomatis ada peningkatan operasional dari kostomer,” jelas Abdullah.(nug/war/c)

Exit mobile version