JENEPONTO, BKM — Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar sepertinya baru bisa lega setelah memarkir tiga pejabat yang tidak mendukungnya atau mendukung calon bupati lain saat pemilihan bupati dan wakil bupati Jeneponto beberapa waktu lalu.
Di antaranya Kepala Inspektorat Jeneponto, Muh Yusuf Pakihi, Kadis LH dan Kebersihan, Suardi, dan Kadis Pariwisata, Ginawati Paledengi. Mutasi pada hakikatnya tidak untuk dimiliki. Tapi hanya menjadi wadah untuk mendapatkan fungsi dan kewenangan selaku aparatur, guna mengurus kepentingan masyarakat.
Hal ini dikemukakan H Iksan Iskandar saat melakukan pengambilan sumpah jabatan 10 pejabat eselon IIB dan 19 pejabat eselon III B di ruang pola kantor bupati Jeneponto, pada Selasa (2/7).
Lanjut Iksan mengataka, mutasi yang diselenggarakan ini juga bertujuan meningkatkan gairah dan motivasi aparatur dalam pengembangan kinerja organisasi. Pejabat patut menjadi figur yang memiliki kemampuan dan pemahaman yang cukup, tentang tugas yang dikelolanya
Seorang pimpinan tidak bisa mengatakan dirinya berhasil seorang diri, atau keberhasilan itu hanya berasal dari dirinya. Keberhasilan adalah akumulasi dari keberhasilan orang yang ada di bawahnya.
Penyegaraan dan kaderisasi pengembangan wawasan kompetensi dedikasi dan loyalitas menjadi salah satu pertimbangan pelaksanaan mutasi hari ini. ”Saya mengingatkan, yang paling utama yang harus dibangun adalah hadirkan kemampauan diri, cara berpikir, memahami fungsi, peranan, substansi dan keberadaanya,” harap Iksan. (krk/mir/c)
Bupati Iksan Parkir Tiga Pejabat
