MAKASSAR, BKM–Phinisi Hospitality Indonesia mengumumkan akan secara perlahan berhenti menggunakan sedotan plastik di setiap unit usahanya. Pemberhentian penggunaannya dimulai kemarin, Rabu (3/7). Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung gerakan ramah lingkungan.
Corporate FB Manager Phinisi Hospitality Indonesia, Mya Andhini mengatakan, sedotan plastik merupakan bagian dari limbah yang mencemari lingkungan dan juga berbahaya bagi kesehatan manusia.
Melihat kondisi seperti itu Phinisi Hospitality Indonesia yang memiliki unit usaha diantaranya hotel, berinisiatif akan menghilangkan “Straw” atau sedotan plastik secara perlahan di semua area “Food & Beverages” sesuai desain Corporate. Hal ini supaya meminimalkan dampak merugikan yang dimiliki bahan yang tidak dapat didaur ulang terhadap lingkungan tersebut.
Dikatakan Mya, semua jenis minuman dingin akan disajikan tanpa sedotan. Para pelayan akan bertanya kepada pelanggan secara pribadi. Jika mereka membutuhkan, setelah memesan ke meja pelanggan, maka baru akan diberikan.
“Tidak memasukkan sedotan ke dalam gelas. Sedotan disajikan hanya untuk pelanggan atau tamu berdasarkan permintaan,” kata Mya.(rls)