LUTIM, BKM — Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler Nonton Bareng (Nobar) pertunjukan teater dunia I La Galigo karya Robert Wilson di Ciputra Artpreneur Jakarta baru-baru ini.
Husler berharap pertunjukan ini bisa dipentaskan di Luwu Timur. Pasalnya, asal muasal cerita I La Galigo ini adalah dari Tana Luwu, sehingga pementasan besar seperti ini di harapkan dapat dilaksanakan di Tana Luwu agar masyarakat Tana Luwu dapat merefleksi budaya leluhur kita yang masih sangat relevan dengan kehidupan modern yang saat ini diadaptasi oleh masyarakat.
Pertunjukan ini juga dihadiri Wapres RI HM Jusuf Kalla bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla.
“Awalnya kami upayakan agar pertunjukan disaksikan Datu Luwu XL tapi berhubung Datu Luwu XL masih berada di Palopo sehingga kami siapkan untuk Datu Luwu XL Andi Maradang Mackulau Opu to Bau tiket pertunjukan pada 5 Juli,” ujar Hamris.
Ide cerita pementasan ini diangkat dari Sureq La Galigo yang telah mendapat pengakuan Unesco sebagai Warisan Dunia Tak Benda yang dipentaskan pada tanggal 3, 5, 6 dan 7 Juli 2019 di Ciputra Artpreneur Jakarta.
Salah satu penonton asal Luwu Timur, Yusran, mengomentari kehadiran Bupati Luwu Timur sebagai bentuk apresiasi terhadap Budaya Luwu.
“Pertunjukan ini tentang kisah Sawerigading, leluhur kita di Tana Luwu. Seorang Bupati yang bisa hadir di sela-sela kesibukannya, tentu menjadi contoh menghargai budaya kita yang justru diperkenalkan kepada dunia oleh warga negara AS,” (rls)
Bupati-Wapres Nobar I La Galigo
